Friday, April 19, 2024
HomeBlogKarir di Era Milenium

Karir di Era Milenium

Karir saat ini sangat berbeda dengan karir 20 tahun lalu. Dahulu karir didefinisikan sebagai step by step menuju puncak manajemen di sebuah perusahaan. Karir di analogikan sebagai anak tangga yang harus dinaiki satu persatu melalui beberapa jabatan atau posisi untuk dapat mencapai puncak.

Kini karir bermakna lebih luas. Dan yang paling berperan atas keberhasilan karir, adalah kita sendiri. Bukan perusahaan atau organisasi tempat kita bekerja. Untuk itu penting bagi Anda untuk mengambil alih tanggung jawab karir di pundak Anda sendiri, jika tidak ingin tertinggal dalam perkembangan dunia yang semakin cepat ini.

Untuk dapat mengelola karir dengan baik, kita perlu mengenali model-model karir di abad ini sehingga kita tahu kemana kita ingin mengembangkan diri.

Berikut ini lima model karir millenium baru berdasarkan pendekatan Biolos (2004);

  1. Experts, Anda dikenal karena apa yang Anda ketahui dan pahami dengan mendalam. Tipe ini menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk membangun keahlian dengan berfokus pada area yang spesifik yang diinginkannya.
  2. Traditionalists, Anda berupaya keras untuk mencapai posisi ?executive? di perusahaan. Tipe ini juga mengembangkan keahlian untuk mengenali dinamika politik kantor yang dibutukan untuk mencapai posisi tinggi di manajemen.
  3. Portfolio managers, Anda senang menjalani hidup Anda dengan beragam pengalaman kerja, ketrampilan, dan pencapaian-pencapaian. Tipe ini mendapatkan semua hal tersebut dengan bekerja pada banyak perusahaan yang berbeda dari setiap tahapan karir mereka.
  4. Planful Entrepreneurs, Anda memilih untuk bekerja di perusahaan-perusahaan skala besar dan menengah untuk beberapa waktu dari perjalanan karir Anda, namun Anda terus mempertajam ketrampilan-ketrampilan dan keahlian tertentu yang Anda inginkan. Selanjutnya tipe ini akan memulai bisnis mereka sendiri – dan seringkali dalam industri yang berkaitan.
  5. Spontaneous Entrepreneurs, Anda menemukan passion Anda dan secara spontan berupaya mewujudkan ide Anda tersebut dalam sebuah bisnis. Tipe ini rela mengorbankan kenyamanan dan pekerjaan yang stabil untuk membangun bisnis mereka.

Inilah lima model karir millenium baru. Dimanakah Anda?

andin
andinhttp://
Career coach, Writer, Researcher. "be happy, be simple..."
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor