Sunday, March 3, 2024
HomeSaya dan Karir7 Kiat Menemukan Karir Idaman untuk Fresh Graduate

7 Kiat Menemukan Karir Idaman untuk Fresh Graduate

Anda telah lulus kuliah dan sedang mencari kerja? Bingung harus mulai dari mana? Mencari kerja sebenarnya tidak susah, yang menantang sebenarnya adalah menemukan kerja yang sesuai dengan keinginan Anda. Di bawah ini kiat-kiat agar Anda sukses menemukan karir yang Anda inginkan:

1. Bersiaplah!
Anda ingin menjadi pemenang dalam sebuah lomba lari? Maka Anda harus bersiap. Mempersiapkan diri dengan berlatih, mencari tahu siapa pesaing Anda, membaca informasi up to date tentang olahraga lari dsb adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk menjadi pemenang. Demikian juga jika Anda ingin mendapatkan karir impian Anda, Anda harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, karena bukan hanya Anda sendiri yang menginginkan pekerjaan tersebut. Mulailah dari mencari informasi tentang pekerjaan hingga mengasah mental Anda. Dan yakinlah bahwa persiapan sangat membantu Anda mengarahkan diri mencapai tujuan dan kesuksesan.

2. Berhenti menjadi mahasiswa, mulailah menjadi profesional
Saat menjadi mahasiswa, kita bisa bergantung pada teman untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan, menitip tanda tangan untuk absensi dsb. Namun saat Anda mencari kerja, maka ubah paradigma Anda, Anda bukan lagi mahasiswa, tetapi seorang profesional. Keberhasilan Anda adalah tanggung jawab Anda sendiri, tidak bisa Anda serahkan pada teman Anda. Setiap tindakan Anda akan menunjukkan keprofesionalan Anda. Jadi, bertindaklah profesional, mulai dari pakaian, rambut, sepatu, email, blog, hingga cara berkomunikasi Anda perlu disesuaikan sehingga image profesional muncul pada diri Anda.

3. Ketahui apa passion Anda… Apa yang Anda inginkan dan tidak inginkan
Mengetahui apa yang Anda inginkan dalam memilih pekerjaan sangat penting untuk mendapatkan sukses karir. Apa yang Anda inginkan adalah passion Anda. Jangan melakukan pekerjaan di bidang yang tidak Anda inginkan, karena dapat menghambat kemajuan Anda. Jika Anda menyukai kepenulisan, carilah pekerjaan di industri percetakan, film/skenario, buku/majalah dsb. Jika Anda berhasrat menjadi ahli keuangan, carilah pekerjaan di bank, lembaga keuangan, konsultan keuangan dsb. Seringkali tawaran pekerjaan dengan gaji yang relatif besar, membuat kita mengesampingkan passion dan menerima pekerjaan tersebut. Hal tersebut wajar-wajar saja, sepanjang Anda memiliki target untuk berapa lama Anda akan bertahan disitu. Anda dapat menerima tawaran tersebut untuk beberapa waktu, mengumpulkan uang, dan setelahnya kembalilah ke passion Anda semula atau Anda dapat tetap di pekerjaan tersebut dan membuat penyesuaian dengan diri Anda sendiri. Apapun yang Anda pilih, semua kembali pada diri Anda sendiri.

4. Lakukan Networking (kawan, koneksi, komunikasi)
Jangan menjadi katak dalam tempurung. Kurangi sifat pemalu Anda. Jalin komunikasi dengan siapa saja, hindari menjadikan kawan sebagai lawan, dan kuatkan koneksi Anda dengan terus menjalin hubungan secara rutin. Ikuti jaringan social networking yang banyak sekali tersedia di internet, seperti Facebook, LinkedIn, dsb. Dari situs-situs web inilah orang akan tahu siapa Anda dan kompetensi Anda, di sisi lain kemungkinan untuk menemukan peluang mendapatkan pekerjaan impian semakin terbuka lebar.

5. “Jual” diri Anda
Rapikan resume Anda, buat cover letter yang impresif. Jangan mengirimkan satu bentuk resume ke semua perusahaan. Cari tahu apa yang menjadi kelebihan Anda, dan tonjolkan kelebihan tersebut. Perbaiki cara komunikasi dan interpersonal skill Anda sehingga perusahaan yang Anda tuju mengetahui Anda pantas mendapatkan pekerjaan yang Anda impikan.

6. Temukan peluang
Banyak sekali peluang tersedia jika Anda mencarinya. Jangan hanya mencari peluang pekerjaan di iklan koran sabtu dan minggu saja. Carilah melalui internet, website perusahaan, tanya kerabat yang lebih tua, hubungi kawan, dll. Peluang tidak datang sendiri, kecuali Anda beruntung. Dan jika Anda mendapatkan kesempatan tersebut, jangan sia-siakan, segera tangkap peluang tersebut dan gapailah impian Anda.

7. Teruslah belajar
Belajar bukan hanya di bangku formal, menemukan hal-hal baru yang Anda ingin pelajari secara otodidak adalah juga belajar. Selalu terbuka terhadap perubahan, adalah sebuah cara untuk belajar. Belajar membuat diri kita terus ter-update. Belajar membuat diri kita tumbuh dan mengetahui ?dunia luar?. Belajar membantu kita meningkatkan ketrampilan dan kompetensi Anda sehingga Anda memiliki keahlian yang tidak dimiliki orang lain. Ini bisa Anda pakai untuk mendapatkan karir impian Anda. (AA)

Semoga sukes!

andin
andinhttp://
Career coach, Writer, Researcher. "be happy, be simple..."
RELATED ARTICLES

1 COMMENT

  1. Aku tertarik banget tentang masalah yg dihadapi para fresh graduate yg ‘kelimpungan’ mencari kerja. di sisi lain, para employer juga ogah-ogahan nglirik fresh graduate yg loyalitas dan kemampuannya masih diragukan.
    Pingiin banget buat ngangkat masalah ini menjadi sebuah penelitian. Untuk memetakan keadaan para fresh graduate sekarang ini. Tapi beberapa teman men-cap bahwa penelitian saya ini ‘rendahan’, dan terlalu sederhana.
    mohon nasehat, dan bantuannya, kuatkanlah ‘iman’ saya..

    terima kasih.

    P.S.: stanby @alilipo (twitter)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor