Tuesday, June 25, 2024
HomePerspectiveKonsultasiMungkinkah dalam perusahaan ada yang namanya masa percobaan sampai 3x?

Mungkinkah dalam perusahaan ada yang namanya masa percobaan sampai 3x?

Saya seorang wiraswasta, kebetulan memiliki suami sebagai pegawai swasta, dan saat ini suami saya telah bekerja di perusahaan yang cukup besar di Jakarta, dan suami saya telah melewati masa percobaan 2x yaitu 6 bulan, namun masih dinyatakan gagal sehingga harus mengulang kembali.

Pertanyaannya mungkinkah itu dapat dilakukan sementara peraturan ketenagakerjaan adalah masa percobaan untuk karyawan baru adalah 3 bulan. Dan bagaimana dengan kekuatan hukum suami saya? Pasalnya selama menjalani masa percobaan suami saya telah kehilangan haknya untuk mendapatkan fasilitas kesehatan maupun THR. Dan seandainya dalam menjalani masa percobaan yang ketiga kalinya terus suami saya dinyatakan gagal, apakah akan gugur haknya untuk mendapatkan 2x pesangon. Karena saat ini suami saya telah disodori pilihan 2x pesangon atau melanjutkan masa percobaan. Mohon diberikan jawabanya. Terimaksih.

Vera Diane

Dear Sdr.Vera Diane,

Pada umumnya, memang masa percobaan berlaku selama 3 ? 6 bulan. Setelah itu, karyawan bisa mendapatkan hak seperti THR dengan jumlah perkalian selama masa kerja yang berlaku. Biasanya THR dan fasilitas kesehatan diberikan setelah melewati masa kerja 1 tahun, namun ada pula perusahaan yang memberikan kebijakan di bawah itu dengan penghitungan bulan.

Apakah suami Anda telah mendapatkan penjelasan lisan dan tertulis evaluasi masa percobaan itu? Pada poin mana suami Anda tidak dapat memenuhi syarat masa percobaan tersebut? Sebaiknya hal ini diperjelas untuk lebih meyakinkan keputusan yang akan diambil. Termasuk menjadi masukan bagi peningkatan ketrampilan secara personal, baik untuk bekerja di perusahaan tersebut ataupun di tempat lain ke depannya.

Sayangnya kami tidak bisa memberikan pertimbangan lebih jauh terkait status hukum. Semoga informasi ini bisa bermanfaat, terima kasih.

Salam,
Ardiningtiyas

Previous article
Next article
RELATED ARTICLES

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor