Saturday, May 25, 2024
HomePerspectiveArtikelMengapa Harus Membuat Portofolio Karir?

Mengapa Harus Membuat Portofolio Karir?

Portofolio karir adalah sekumpulan dokumen dan bukti-bukti lain yang dapat digunakan untuk membuktikan kemampuan Anda. Portofolio karir bukan resume, yang hanya memuat daftar pengalaman dan prestasi Anda. Bukan juga surat lamaran yang Anda tulis tentang diri Anda serta kualifikasi Anda untuk memenuhi persyaratan pekerjaan tertentu.

Portofolio karir adalah kumpulan dari dokumen asli yang mendukung dan memperlihatkan apa yang Anda tulis atau katakan tentang Anda dalam surat lamaran, resume, ataupun wawancara. Surat rekomendasi, penilaian kinerja, sertifikat, makalah, dan foto dari benda yang Anda ciptakan atau aktivitas yang Anda kerjakan adalah contoh-contoh item yang bisa dimasukkan di dalam portofolio karir.

Gunakan fotokopi, bukan dokumen asli dalam portofolio untuk berjaga-jaga jangan sampai dokumen asli Anda hilang.

Dalam bidang-bidang seperti seni, periklanan, arsitektur, penulisan, fotografi, design, dan fashion, para praktisi sudah biasa menggunakan portofolio untuk menjual dirinya. Tapi belakangan ini, penggunaan portofolio juga menyebar pada bidang-bidang lain. Sebuah portofolio karir adalah alat yang efektif untuk menunjukkan kemampuan seorang pelamar kerja.

Apapun bidang pekerjaan Anda, portofolio yang jelas tujuannya dapat menjadi alat jualan efektif karena:

1. Menarik perhatian perekrut pada informasi inti yang ingin Anda ungkapkan tentang diri Anda
2. Memberikan link kepada kesempatan baru
3. Membuat hal-hal yang tidak terlihat menjadi terlihat
4. Meningkatkan kredibilitas Anda
5. Meningkatkan kepercayaan diri Anda.

Jadi, mulailah kumpulkan dokumen dan item lain yang dapat meningkatkan nilai jual Anda di mata perekrut.

RELATED ARTICLES

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor