Monday, April 15, 2024
HomePerspectiveKonsultasiKarir Menjelang & Setelah Pensiun

Karir Menjelang & Setelah Pensiun

Saya, pria 49 tahun, pendidikan S1 Teknik Informatika sebuah PTS. Saat ini bekerja di sebuah BUMN Jasa Konstruksi bagian keuangan. Gaji selevel saya saat ini cukup lumayan. Enam tahun lagi saya pensiun, tapi belum punya usaha sampingan. Hobi saya membaca, bercocok tanam dan membuat software komputer (baru hobi, belum pernah membuat software sampai jadi). Pertanyaan saya : (a) Pilihan “karir” atau usaha apa yang harus saya ambil supaya menjelang dan setelah pensiun, saya tetap “eksis” dengan standar penghasilan saya? (b) Sebenarnya saya ingin kuliah S2, tapi bidang apa? Bidang Keuangan saya tidak berminat, kalau bidang komputer jurusan apa ? Apakah cukup ambil sertifikasi saja ?

Terima kasih atas jawabannya

Suwanda

Dear Sdr. Suwanda,

Senang sekali membaca semangat Anda, semoga dapat memberikan inspirasi pada pembaca forum ini. Mempersiapkan masa pensiun merupakan pilihan yang bijak untuk diri sendiri dan lingkungan. Berdasarkan informasi singkat kerja dan latar pendidikan, sepertinya Anda memiliki kekuatan pada detil dan sistematika. Anda juga senang dengan aktivitas yang bersifat jangka panjang dan memerlukan pemeliharaan cukup cermat, ada kemungkinan sebagai seorang spesialis daripada generalis. Analisis singkat ini sebaiknya Anda validasi dengan pengalaman kerja selama ini, untuk selanjutnya digabungkan dengan tujuan ‘karir’ setelah pensiun. Kami yakin, pada tahap ini tentu Anda telah memiliki tujuan hidup yang bisa dibilang matang, karenanya jadikanlah pertimbangan utama dalam melanjutkan karir atau memilih karir baru setelah pensiun.

Untuk pendidikan S2, jika Anda membutuhkan modal praktis untuk karir selanjutnya, maka pemilihan studi ini bisa kurang tepat. Hal ini karena fokus jenjang pasca sarjana S2-S3 ada pada pendalaman dan pengembangan keilmuan. Jangan lupa, pertimbangkan pula modal sosial yang telah Anda rintis selama ini yakni jejaring kerja. Pengalaman kerja Anda juga membuka peluang pilihan karir sebagai konsultan di bidang yang selama ini Anda geluti. Selamat mencermati kembali pengalaman dan jejaring kerja Anda, padukan dengan tujuan karir selanjutnya. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Salam,

Tim Konsultankarir.

Previous article
Next article
RELATED ARTICLES

2 COMMENTS

  1. Saya pria, umur 26 tahun, saya bekerja sebagai teller di suatu bank swasta di jawa tengah, saya sudah bekerja selama 1 bulan, namun dalam bekerja saya kurang maksimal, saya kurang teliti dan lambat dalam bekerja, hal ini membuat supervisor saya sering merendahkan saya termasuk pimpinan saya, apa yang harus saya lakukan, apakah saya harus keluar bekerja? sedangkan cari kerja sekarang susah, maksih

  2. Dear Sdr.Sigit,

    Masa untuk mengetahui kecocokan dengan aktivitas kerja dan lingkungan kurang lebih memerlukan waktu 1 tahun. Setelah itu, biasanya seseorang baru dapat memikirkan lebih serius dan yakin tentang pengembangan karier di tempat kerja. Oleh karenanya, terlalu dini jika Anda akan memutuskan keluar kerja karena alasan tidak sesuai atau kurang maksimal, kecuali dalam kasus tertentu. Kami lebih menyarankan untuk fokus pada solusinya, cobalah untuk menjalin interaksi lebih berkualitas dengan rekan kerja lain sehingga menemukan teman yang dapat saling percaya. Selain itu, buatlah jurnal kerja harian pribadi untuk mengetahui keberhasilan dan kekeliruan yang Anda buat, sekecil apapun itu. Catat pula komentar dan kritik rekan kerja maupun supervisor. Baca kembali catatan itu setiap malam sehingga Anda lebih mengenal kemampuan diri dan area yang perlu ditingkatkan. Yakinlah bahwa Anda berada di tempat saat ini telah melalui proses seleksi. Semoga bermanfaat, terima kasih.

    Salam,
    Tim Konsultankarir.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor