Sunday, March 3, 2024
HomePerspectiveKonsultasiKenapa saya selalu gagal pada tahapan psikotest?

Kenapa saya selalu gagal pada tahapan psikotest?

Nama saya Sri mulyanah berusia 23 tahun, saya sudah pernah bekerja sebagai operator produksi di sebuah pabrik selama 5 tahun, saya ingin sekali bisa merubah dan mengembangkan karir, saya sudah melamar di beberapa perusahaan dan beberapa kali mendapatkan kesempatan u/ mengikuti tes seleksi tapi selalu gagal pada tahapan psikotest. Pertanyaan saya apakah pekerjaan2 yang saya lamar selama ini tidak sesuai dengan saya dan pekerjaan apa yang sekiranya cocok dengan saya selain pekerjaan operator produksi?

 Sri Mulyanah 

 

Dear Sri,

Sudah berapakali ikut psikotest? Ada yang mencoba hingga sembilan kali, dan baru yang kesepuluh diterima. Bahkan ada yang lebih darisepuluh kali mencoba dan seringkali tidak diterima, tapi pada akhirnya diterima karena terus mau berusaha.

Kegagalan dalam psikotest bukan berarti Anda gagal dalam hidup.  Psikotest hanyalah alat untuk menggali diri Anda, tetapi yang paling tahu diri Anda, ya Anda sendiri.  Jika ada kesempatan lagi, coba hadapi psikotes dengan optimis dan jangan terpaku dengan pikiran bahwa Anda akan gagal lagi.  Tenang dan yakin pada diri Anda sendiri, jawab setiap pertanyaan atau pernyataan dengan penuh keyakinan.  Intinya selalu berusaha untuk membuat yang terbaik bagi diri Anda, dan hadapi setiap kegagalan dengan tenang.  Tidak ada yang namanya kegagalan, kalau diri tetap terbuka untuk terus berusaha, lagi dan lagi.

Apakah Anda sudah memiliki pilihan-pilihan ingin berkarir sebagai apa? Di bidang apa Anda berminat untuk mengembangkan diri? Apa yang menjadi kelebihan diri Anda? Apa yang jadi keterbatasan diri Anda? Apa profesi yang paling ingin Anda lakukan dengan sepenuh hati, dengan tetap realistis menilai kemampuan diri sendiri? Apa rencana hidup Anda untuk lima tahun ke depan? Apa tujuan hidup Anda dan bagaimana tujuan ini bisa tercapai melalui pilihan pekerjaan yang akan Anda tekuni?  Ini adalah beberapa pertanyaan yang bisa membantu Anda untuk mengarahkan kemana Anda cocok berkarir.  Intinya, kenali diri sendiri dan ambil tanggung jawab atas hidup Anda, jangan mudah menyerah dengan kondisi yang ada, beranilah bertindak, hindari mengeluh, dan teruslah berusaha, akan memberikan kontribusi besar bagi sukses karir Anda.

Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Konsultankarir

Previous article
Next article
andin
andinhttp://
Career coach, Writer, Researcher. "be happy, be simple..."
RELATED ARTICLES

1 COMMENT

  1. Saya juga mengalami hal yang sama, sejak saya lulus kuliah sudah 2 kali ini saya ikut psikotes di beberapa perusahaan besar. Namun saya selalu gagal dalam psikotes, dari ratusan peserta saya tidak di panggial satu kalipun, Terkadang apakah saya kurang cerdas apa bagaimana ya? 😀 Perasaan saya bisa soal hitung2, analogi, dll

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor