Monday, June 24, 2024
HomePerspectiveArtikelApa bedanya CV dengan Resume?

Apa bedanya CV dengan Resume?

Perbedaan utama Curriculum Vitae (CV) dengan resume terletak pada panjangnya, isinya, dan tujuannya. Resume adalah ringkasan pendek (satu atau dua halaman) berisi rangkuman kemampuan Anda, pengalaman Anda, dan pendidikan Anda. Tujuan menulis resume adalah memberikan sesuatu yang ringkas dan padat, karena, pembaca resume hanya punya waktu sedikit untuk melihat kualifikasi Anda.

CV adalah versi yang lebih panjang (lebih dari dua halaman), yang merupakan sinopsis yang lebih detail. Di sini termasuk ringkasan latarbelakang akademis dan pendidikan serta pengalaman riset dan mengajar Anda, semua publikasi, presentasi, penghargaan, afiliasi, dan detil-detil lain.

Apa yang harus dicantumkan dalam CV?

Seperti halnya resume, CV Anda perlu mencantumkan nama, informasi kontak, pendidikan, keahlian, dan pengalaman Anda. Sebagai informasi tambahan, dapat dicantumkan pengalaman mengajar dan riset, publikasi, beasiswa, lisensi profesional, penghargaan dan semua informasi lain yang relevan terhadap posisi yang Anda lamar.

Mulailah dengan membuat daftar semua informasi tersebut, lalu disusun sesuai dengan kategorinya. Pastikan Anda mencantumkan tanggal pada semua publikasi yang Anda tampilkan.

Kapan menggunakan CV?

Di Amerika CV digunakan ketika melamar pada posisi-posisi riset, ilmiah, pendidikan, dan akademis, atau ketika melamar beasiswa. Sama halnya seperti resume, Anda akan perlu versi CV yang berbeda-beda
untuk melamar pada posisi yang berbeda.

Di Indonesia, ikutilah permintaan dalam lowongan pekerjaan, apakah mereka meminta CV atau resume? Kami akan menghadirkan di dalam situs ini contoh-contoh CV serta resume yang dapat membantu Anda.

RELATED ARTICLES

3 COMMENTS

  1. Dear sdr.Ade,

    Anda bisa menghubungi nomor kantor kami yang tertera di wesite Konsultankarir.com

    Salam,

    TIm Konsultankarir.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor