Monday, April 15, 2024
HomePerspectiveKonsultasiBagaimana masa depan lulusan S2 tanpa pengalaman dari jurusan yang tidak linear...

Bagaimana masa depan lulusan S2 tanpa pengalaman dari jurusan yang tidak linear dengan jurusan S1?

Saya berumur 22 tahun, lulusan S1 jurusan peternakan (Lulus Juli 2013) dari Universitas di Bandung, dengan minat teknologi hasil ternak. Saya sangat tertarik untuk mempelajari teknologi pengolahan pangan, sehingga saya berencana langsung melanjutkan S2 mengambil jurusan ilmu pangan di universitas yang berbeda, tetapi pada saat itu pendaftaran S2 telah di tutup, dan ijazah saya belum keluar. Terpaksa saya harus menunggu tahun depan. Selama menunggu itu, saya mengisi waktu dengan kursus bahasa inggris untuk mendalami toefl. Sebenarnya beberapa kali saya telah mencoba melamar kerja di beberapa perusahaan, tetapi ketika wawancara saya selalu jujur menjawab kalau tahun depan mau kuliah lagi. Sehingga sampai sekarang sudah hampir 1 tahun lulus, saya belum pernah punya pengalaman kerja. Saya khawatir jika saya lulus S2 nanti akan kesulitan mencari kerja karena saya belum punya pengalaman kerja sama sekali, terlebih lagi jurusan S2 yang saya ambil tidak linear dengan jurusan S1.Pertanyaan saya :
1.Aapakah perusahaan mau menerima lulusan S2 (yang tidak linear) tanpa pengalaman kerja sama sekali?
2. Apakah ada kemungkinan untuk menjadi dosen jika jurusan S1 dan S2 tidak linear?
3. Apa saya perlu kerja part time sambil kuliah S2, untuk mencari sedikit pengalaman?

Terimakasih,

Ika

Dear Ika,

Menjawab pertanyaan no. 1, setiap perusahaan memiliki aturan mainnya sendiri-sendiri, ada perusahaan yang mensyaratkan pengalaman ada juga yang tidak. Akan tetapi,  hampir sebagian besar perusahaan yang tidak mensyaratkan pengalaman, berarti merekrut freshgraduate dengan rentang umur antara 22 – 24 tahun.  Jika Anda memutuskan untuk melanjutkan kuliah S2 pastikan Anda tidak membuang-buang waktu karena umur sangat berpengaruh untuk mencari pekerjaan.  Jika Anda bisa mendapatkan pengalaman kerja dan juga sekaligus melanjutkan S2 akan lebih baik lagi, pastinya bukan hal yang mudah dan memiliki tantangannya tersendiri.

Apakah ada kemungkinan untuk menjadi dosen jika jurusan S1 dan S2 tidak linear? Untuk sekedar menjadi dosen part-time dimungkinkan. Tetapi jika Anda berniat untuk berkarir full time sebagai dosen, yang artinya di masa depan berharap naik  hingga ke level profesor ada baiknya Anda mencermati peraturan di pendidikan nasional.  Ada kemungkinan untuk mencapai level ini dipersyaratkan untuk S1 hingga S3 harus linear.

Menjawab pertanyaan no. 3, Menurut Anda sendiri bagaimana yang terbaik? Punya pengalaman kerja artinya punya nilai tambah bila Anda bersaing dengan freshgraduate di cakupan umur yang sama.  Pengalaman kerja walau hanya sekedar part-time, akan memberikan wawasan dan pemahaman tentang dunia kerja yang nantinya akan berguna saat melamar kerja di posisi baru.  Di sisi lain, bekerja sambil kuliah memiliki konsekuensi yang tidak kecil.  Siapkah Anda berkomitmen waktu dan tenaga untuk melakukan dua hal secara simultan? Siapkah Anda mengorbankan waktu istirahat untuk belajar? Dan konsekuensi-konsekuensi lainnya.  Intinya semua berpaling pada Anda untuk menentukan pilihan dan melaksanakannya dengan bijaksana.

Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Konsultankarir.com

andin
andinhttp://
Career coach, Writer, Researcher. "be happy, be simple..."
RELATED ARTICLES

9 COMMENTS

  1. Selamat sore,
    Saya Feri 25 th, lulusan S1 sastra inggris (lulus tahun 2010). Saat ini saya bekerja di bidang manufaktur dan sedang menempuh studi S2, namun studi S2 saya tidak linier dengan S1. Saya mengambil S2 jurusan manajemen. Sebelumnya saya melanjutkan studi S2 dengan alasan saya ingin mengetahui seperti apa ilmu manajemen. Setelah saya jalani studi S2 saya, ternyata timbul niat saya ingin menjadi dosen majanemen, namun sebagian universitas yang membuka lowongan dosen mengharuskan kandidatnya dengan bidang studi yg linier. pertanyaan saya, jika saya mengambil S1 manajemen dengan tujuan agar bisa linier dengan S2 saya apakah itu diperbolehkan dan ijazahnya akan diakui jika saya mendaftar sebagai dosen atau pekerjaan lain yang membutuhkan lulusan linier? mengingat saya mengambil S1 manajemen setelah S2 manajemen, pastilah tahun kelulusannya menjadi tampak aneh.

    Terimakasih

    Feri

    • Aneh tidak aneh, karena kalau itu memang yang dipersyaratkan maka Anda telah mengikuti prosedur yang harus dijalani.
      Syarat menjadi dosen memang harus linear antara S1 dan S2 karena untuk menjadi profesor syarat linearitas hingga saat ini masih menjadi aturan yang harus diikuti.

  2. Nama saya rayi dwi julyyan saya lulusan s1 keperawatan usia saya saat ini 22 tahun dan sedang melanjut kan s2 magister manajemen sdm, saya ingin mengetahui apakah dengan tidak linearnya jurusan saya akan dapat kendala dalam melamar pekerjaan, saya tidak menginginkan kerja menjadi perawat. Minat saya kerja diperushaan, mau dirumah sakit tapi bukan menjadi perawat, untuk saat ini saya belum bekerja. Saya saat ini hanya wirausaha

    • Tidak linear jarang menyebabkan kendala dalam melamar pekerjaan, kecuali disebutkan demikian. Untuk bekerja di perusahaan, tentunya ada proses yang harus dilewati demikian juga di RS, pastikan bahwa memang Anda melamar untuk posisi bukan perawat. Jika belum pernah bekerja, tetapi punya pengalaman organisasi ataupun pengalaman achievement lainnya bisa disebutkan dalam CV sehingga perusahaan tertarik untuk memanggil Anda

  3. sy fiyah umur 33 th sdh berkeluarga, lulusan s1 manajemen perusahaan d PTS th 2007. dulu sy punya pengalaman kerja sekitar 1th lebih di perusahan farmasi bagian produksi, karena sistem kerja sistem kontrak shgga tdk diperpanjang oleh perusaahan. di perusahaan ni sy msh pke ijazah smk. Juga pernah bekerja di slah satu perusahaan mitra dari indosat cuma 7 bln sj. selain itu sy juga pernah ngajar di bimbel, maupun les privat. pertanyaan sy:
    1. sy ingin melanjutkan kuliah s2 di PTN atau paling tdk swasta tp yg betul2 berkualitas2 tp ingin jurusan lain, kira2 apa yah yg tepat?
    2. kuliah dekat dngan t4 tinggal atau minimal dlm negri, sementara klo ke LN bhs inggris blm mumpuni?
    3. krn usia sy yg sdh kepala 3, apakah lebih baik kerja dl ato kuliah sj, karena klo lulus s2 kmungkinan usia sdh 35 smntara kesempatan kerja blm jelas?
    terima kasih

    • 1. Yang paling tepat tentunya memilih bidang yang kamu minati dan sesuai dengan pilihan karir yang akan kamu kembangkan.
      2. rencana yang realistis
      3. kerja sambil kuliah gimana? tantangannya hanya bagaimana membagi waktunya sebaik mungkin untuk kedua hal tersebut.

      Semoga sukses

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor