Monday, May 20, 2024
HomePerspectiveArtikelSiapakah tokoh yang paling kompeten memimpin Indonesia Masa Depan? Polling KK

Siapakah tokoh yang paling kompeten memimpin Indonesia Masa Depan? Polling KK

Jadi siapakah tokoh yang dipandang paling kompeten untuk memimpin Indonesia masa depan? Berdasarkan hasil polling KK yang diikuti oleh 2325 suara, Jokowi menempati pilihan pertama. Dengan suara terbanyak sebesar 26% atau dipilih oleh 610 suara.

Dahlan Iskan menempati posisi kedua dengan 364 suara (16%) dan posisi ketiga ditempati oleh Sri Mulyani Indrawati dengan 268 suara (12%). Bila tiga besar ini ditotal, maka 54% suara sudah terakumulasi pada tiga tokoh ini. Sebuah hasil yang menarik untuk dicermati, mengingat tiga tokoh ini termasuk tokoh sentral yang memiliki karakteristik khasnya masing-masing, namun memiliki satu kesamaan, yakni sama-sama memiliki keberanian. Paling tidak mereka bertiga berani dan tegas menyuarakan pemikiran atau pendapat yang berbeda dari sebagian besar pemimpin yang hanya ‘ikut prosedur’.

Hasil menarik lainnya adalah jumlah suara yang memilih ‘Belum ada yang sesuai dengan kriteria saya’ menempati posisi ke-empat atau sebesar 263 suara (11%). Ini bisa diartikan bahwa cukup besar suara yang belum menentukan siapakah tokoh yang dipandang kompeten memimpin Indonesia, bisa jadi belum menentukan pilihan atau memang belum tersedia tokoh yang dipandang kompeten. Persentase ini lebih tinggi daripada jumlah suara yang memilih Prabowo Subianto yang menempati posisi kelima atau 235 suara (10%).

Sementara itu Mahfud Md, Anies Baswedan, dan Hamengkubuwono X secara berurutan menempati posisi enam, tujuh, dan delapan. Apa yang menjadi kesamaan dari ketiga tokoh ini? Ketiganya sama-sama memiliki ‘penggemar’ nya masing-masing. Tiga tokoh ini juga sama-sama menonjol sebagai pemikir dan cenderung hati-hati dalam bertindak.

Posisi ke-sembilan atau 56 suara memilih lain-lain. Artinya di luar tokoh-tokoh yang diikut-sertakan dalam polling, ada tokoh-tokoh lain yang dipandang lebih kompeten memimpin Indonesia. Namun demikian, suara yang memilih lain-lain ini tidak sebesar suara yang sudah menentukan pilihan yang ada. Dan menariknya adalah, posisi ke-sepuluh atau dipilih oleh kurang lebih 2% suara ditempati oleh lebih banyak tokoh, terdiri dari gabungan tokoh senior dan yunior. Untuk lebih detilnya silahkan lihat hasil lengkap polling di bawah ini.

• Joko Widodo/Jokowi (26%, 610 Votes)
• Dahlan Iskan (16%, 364 Votes)
• Sri Mulyani Indrawati (12%, 268 Votes)
Belum ada yang sesuai kriteria saya (11%, 263 Votes)
• Prabowo Subianto (10%, 235 Votes)
• Mahfud Md (7%, 173 Votes)
• Anies Baswedan (5%, 124 Votes)
• Hamengkubowono X (3%, 67 Votes)
Lain-lain (2%, 56 Votes)
• Sandiaga Uno (2%, 46 Votes)
• Aburizal Bakrie (2%, 44 Votes)
• Surya Paloh (2%, 41 Votes)
• Ani Bambang Yudhoyono (1%, 18 Votes)
• Faisal Basri (1%, 10 Votes)
• Kuntoro Mangkusubroto (1%, 6 Votes)

Polling ini diadakan sejak tanggal 25 Juli 2011 sampai dengan 22 Mei 2013 atau satu tahun sepuluh bulan dan berhasil menjaring 2325 suara. Jumlah yang tergolong besar untuk sebuah polling. Terima kasih atas partisipasi para pembaca KK yang telah memberikan suara dan peduli dengan Indonesia yang lebih baik.

Walau bentuknya polling sehingga tidak dapat digeneralisasikan pada populasi rakyat Indonesia, namun hasil ini menunjukkan –paling tidak dari suara yang memilih di polling ini – Indonesia membutuhkan pemimpin yang berani bertindak, yang tidak terikat dengan beban masa lalu, dan seorang yang mampu berpikir besar sekaligus seorang implementor atas ide-idenya. Inilah pemimpin yang kita idam-idamkan untuk membawa kebaikan bagi Indonesia di masa depan.

Bagaimana selanjutnya pilihan Anda untuk capres/cawapres 2014 untuk lima tahun mendatang? Silahkan beri suara Anda pada polling KK yang terbaru di halaman homepage KK. Terima kasih 🙂

 

andin
andinhttp://
Career coach, Writer, Researcher. "be happy, be simple..."
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor