Thursday, February 29, 2024
HomePerspectiveArtikelSifat-sifat yang Perlu Ditunjukkan pada saat Wawancara

Sifat-sifat yang Perlu Ditunjukkan pada saat Wawancara

Sadar atau tidak, semua manajer perekrut (hiring manager) mencari sejumlah karakteristik tertentu yang dapat dimasukkan ke dalam ‘Kompetensi Perilaku’ (Behavioral Competencies). Salah satu yang paling penting dari karakteristik itu adalah kepercayaan diri. Apabila Anda terlihat tidak percaya diri, maka sebagus apapun CV Anda tidak akan menolong.
Berikut ini beberapa karakteristik lain yang perlu Anda tunjukkan untuk memenangkan hati pewawancara Anda:

1. Keberanian/Persuasi : Kemampuan untuk meningkatkan tekad untuk menyelesaikan pekerjaan ketika menghadapi situasi yang sulit atau banyak halangan. Tunjukkan kemampuan Anda untuk mempengaruhi orang-orang melakukan sesuatu. Tunjukkan bahwa Anda bersikap adil dan baik, tetapi tunjukkan juga bahwa Anda bisa agresif dan bahkan terkadang mengintimidasi orang lain. Jangan berikap setengah-setengah. Tunjukkan kepercayaan diri dan bahwa Anda tidak mudah diintimidasi. Tunjukkan keinginan untuk mempengaruhi pemikiran orang lain. Tunjukkan bahwa Anda bisa mendapatkan persetujuan orang lain melalui logika Anda, pilihan-pilihan yang Anda berikan, dan daya tarik emosional.

2. Menjunjung tinggi nilai-nilai pribadi dan bersikap etis : Kemampuan untuk meyakini apa yang Anda lakukan dan menekankan pelayanan. Tunjukkan kesetiaan sehingga pewawancara dapat merasa yakin Anda tidak akan berhenti setelah tiga bulan atau meninggalkan klien Anda di tengah jalan. Kualitas ini adalah kunci dalam membangun kepercayaan dan kepuasan pelanggan. Tunjukkan bahwa Anda akan bertindak sesuai dengan apa yang benar. Tunjukkan bahwa Anda serius dan akan benar-benar melakukan apa yang Anda katakan.

3. Komitmen : Kemampuan untuk berdedikasi pada pekerjaan. Anda harus tunjukkan keyakinan yang kuat terhadap apa yang Anda kerjakan. Tunjukkan bahwa Anda bersedia berkorban untuk orang lain ketika diperlukan karena Anda seorang yang berkomitmen. Tunjukkan tanggung jawab yang kuat dan komitmen bukan hanya pada pewawancara dan perusahaan, tetapi yang jauh lebih penting adalah, kepada pelanggan dan klien.

4. Orientasi pada pekerjaan / Stamina : Kemampuan mengatasi pekerjaan dengan intensitas mental yang berat. Tunjukkan bahwa Anda bisa bekerja dengan cepat dan juga mampu menahan pekerjaan-pekerjaan yang berat dan lama. Tunjukkan bahwa Anda bisa menginvestasikan waktu dan tenaga yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan secara konsisten.

5. Kemampuan interpersonal / Kharisma : Kemampuan mengetahui bagaimana dan kapan untuk membereskan urusan dengan orang-orang. Tunjukkan bahwa Anda pandai bergaul dan memiliki charisma, dan bahwa Anda akan semakin efektif dalam hal ini karena Anda mempunyai tujuan yang jelas. Tunjukkan bahwa Anda memiliki kebutuhan di dalam diri Anda untuk mendapatkan persetujuan dan disukai orang lain, untuk membaur dalam suatu lingkungan. Tunjukkan bahwa Anda bisa dengan cepat membangun hubungan dengan orang lain.

6. Disiplin : Tunjukkan bahwa Anda mempunyai standar dalam diri Anda sendiri yang membuat Anda cukup mudah diprediksi dan juga produktif. Tunjukkan bahwa Anda menyukai tanggung jawab dalam membuat rencana dan menjalankannya sesuai dengan jadwal. Tunjukkan bahwa Anda bisa memotivasi diri sendiri untuk menyelesaikan suatu pekerjaan hingga selesai.

7. Sifat Kompetitif : Dorongan untuk selalu lebih baik dari orang lain. Tunjukkan bahwa Anda suka bersaing dan memiliki hasrat untuk menang, dan tunjukkan kematangan dengan mengetahui bagaimana hal ini memberi manfaat bagi semua orang.

8. Fokus : Kemampuan menentukan apa yang penting, menyusun prioritas dalam pekerjaan, dan mempertahankan arah yang jelas. Tunjukkan bahwa Anda mengerti bagaimana menyusun tujuan jangka pendek dan jangka panjang, dan bagaimana Anda membuat jadwal untuk memastikan tujuan tersebut tercapai.

9. Kemampuan Berpikir dalam Gambaran Besar : Kemampuan Anda untuk melihat gambaran besar, dan tidak hanya melulu memikirkan keremehan dalam tugas-tugas kecil. Tunjukkan kecenderungan Anda menuju penyelesaian proyek. Tunjukkan kemampuan Anda untuk melihat tujuan akhir dan apa yang diperlukan untuk mencapainya.

RELATED ARTICLES

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor