Monday, April 15, 2024
HomePerspectiveArtikelRefleksi Karier: Revolusi karier adalah resolusiku!

Refleksi Karier: Revolusi karier adalah resolusiku!

Ida Ayu Maruti SGM Prestasi Center, PT. Sarihusada Tbk & Dosen Manajemen

“…bagi saya proses hijrah ini membutuhkan keberanian dan ke’nekat’an”

Resolusi tahun baru versi saya adalah sebuah revolusi. Sebuah revolusi yang malah terjadi bukan di tahun 2014, tetapi di akhir 2013. Resolusi atau sebutlah saja revolusi itu menyangkut tentang hijrahnya passion saya yang sebelumnya berkutat di bawah bendera Marketting Communication sebuah produk ke tenaga pendidik. Hampir ga nyambung yah..

Kenapa saya sebut revolusi? Karena bagi saya proses hijrah ini membutuhkan keberanian dan ke’nekat’an. Suasana yang sangat nyaman yang saya dapatkan di tempat kerja yang lama, ternyata hampir membuat saya ‘membatu’. Membatu karena terlalu nyaman untuk berdiam tak bergerak, dan terlena karena hampir mematikan jiwa kepedulian yang tulus tanpa embel-embel penjualan produk.

Membuat pilihan

Tetapi saya bersyukur sudah merasakan ‘kenyamanan’ dan ‘membatu’ tersebut, yang akhirnya membuat saya sadar bahwa saya harus berontak dan bergerak. Sadar bahwa pendidikan itu hak dasar manusia yang bisa diberikan tanpa memandang status manusia. Bahwa kepedulian untuk membagi dan menyebarkan ilmu itu bisa ke siapa saja. Dua hal tadi yang menggiring saya untuk membuat pilihan. Ya, pilihan…

  • Pilihan 1, tetap di tempat kerja yang lama dengan menikmati semua kenyamanan tetapi membuat membatu, bergerak terbatas
  • Pilihan 2, mencari bentuk kenyamanan baru, dengan mengambil segala resiko termasuk menjalani yang awalnya saya anggap ketidaknyamanan

Saya pilih pilihan ke-2, untuk resign dari bawah bendera produk, ke arah kebebasan untuk membagi ilmu seluas-luasnya

Menjadi pendidik

Pendidik, adalah satu kata yang berarti buat saya. Memilih untuk menjadi dosen, yang tidak sekedar menjadi tenaga pengajar. Kebebasan bergerak ada di tangan saya. Kebebasan untuk membagi ilmu. Kebebasan berbagi pengalaman.

Bertemu dengan anak-anak yang haus ilmu, klop dengan saya yang bersemangat membagi ilmu. Semakin hari, semakin banyak keajaiban yang ditunjukkan kepada saya. Mulai dari pengabdian, ketulusan, perjuangan anak-anak, dan ikatan emosional antara kami yang membuat saya semakin haus akan ilmu, haus akan pengalaman yang baru.

Tahun 2014 ini menjadi titik awal saya untuk mengoptimalkan pencarian ilmu baru dan pengalaman hidup yang baru, yang nantinya akan saya tuangkan ke dalam cangkir-cangkir anak -anak di mana pun saya mendidik. Karena, ‘tugas seorang terdidik adalah mendidik’.

lihat profile: http://www.konsultankarir.com/get-help/our-kaka

RELATED ARTICLES

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor