Friday, April 19, 2024
HomePerspectiveKonsultasiGanti Karir di usia 30 tahun

Ganti Karir di usia 30 tahun

Sejak kuliah saya tidak tertarik dengan bidang saya (oil dan gas), namun iming2 gaji dan bekerja di perusahaan besar menjadi alasan untuk tetap bertahan bekerja di bidang ini sampai sekarang sudah 3 tahun.
Namun rasa kosong dan tidak adanya minat membuat susah untuk mengembangkan kompetensi saya. Saat kuliah lulus hanya dengan IPK 2.76 dan saat ini susah sekali fokus ke pekerjaan, dan saya yakin rekan kerja dapat melihat kurangnya motivasi saya dan akan berdampak ke karir.

– Apakah sebaiknya saya bertahan atau mencari kemungkinan masuk ke bidang yang saya sukai (komputer dan IT) ?
– Apakah mungkin kembali kuliah dan memulai karir sebagai fresh grad di atas usia 30 tahun?
(saat ini usia saya 29 thn)

Terimakasih atas jawabannya.

Roni

Dear Sdr. Roni,

Sebenarnya hanya Anda yang bisa menjadikan keinginan dan dugaan itu menjadi mungkin, sangat mungkin, hingga terwujud nyata. Pasti akan banyak dinamika yang harus dilalui, terutama secara internal. Anda bisa mulai melihat sumber daya yang ada di sekitar, mana yang berpotensi membantu untuk memungkinkan keinginan itu.

Apa latar belakang pendidikan Anda? Apakah Anda bekerja di bidang teknis juga saat ini?
Apakah Anda baru sekedar tertarik di dunia IT atau telah mencari tahu lebih dalam? Apa yang membuat Anda tertarik di bidang ini? Kenali lebih spesifik bagian apa yang ingin Anda geluti. Jika Anda ingin melanjutkan studi dan kelak menjadi fresh graduate di bidang IT, tentu sangat mungkin. Namun jangan lupa, penilaian kompetensi tidak terbatas dalam hal teknis. Apakah Anda juga telah memiliki (merintis) jejaring di komunitas IT? Jika belum, mulailah segera.

Mungkin Anda masih sangat hijau ketika lulus nanti dalam ketrampilan teknis IT, namun Anda telah memiliki bekal kompetensi lainnya. Kompetensi yang diperlukan dalam dunia kerja meliputi ketrampilan, pengetahuan dan sikap yang tampil dalam performa kerja spesifik. Jangan abaikan pola pikir, ketrampilan komunikasi, perencanaan, pengelolaan emosi, kerjasama dsb. Satu lagi, apa yang Anda tuju dalam bekerja, lebih luas lagi; hidup ini?

Semoga rentetan pertanyaan di atas dapat sedikit mengurai potensi dan passion diri sesungguhnya. Terima kasih.

Salam,
Ardiningtiyas

Previous article
Next article
RELATED ARTICLES

1 COMMENT

  1. usia saya sudah 31 tahun, saya bosan bekerja diperusahaan tempat saya bekerja saat ini. Diperusahaan ini karir saya mandeg alias gak maju-maju. Bagaimana solusinya ya ?karena saat ini saya memiliki anak yang masih balita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor