Friday, July 19, 2024
HomePerspectiveArtikelBelajar Memimpin Diri Sendiri

Belajar Memimpin Diri Sendiri

‘Setiap orang merupakan pemimpin bagi dirinya sendiri’ kalimat ini mungkin sering kita dengar. Memimpin diri sendiri atau self-leadership merupakan skill dasar yang penting dimiliki oleh setiap orang.

Menjadi pemimpin bagi diri sendiri penting dilakukan sebelum menjadi pemimpin yang baik bagi orang lain. Memimpin diri sendiri merupakan seni memimpin paling dasar yang harus dikuasai. Maka dari itu, kita harus mampu membangun sifat kepemimpinan ini dalam diri sendiri.

Kepemimpinan diri membutuhkan kesadaran dan pengendalian diri yang baik. Jika kamu mampu menguasainya, maka kamu dapat menjadi pribadi yang lebih disiplin dan mampu memimpin diri sendiri. Memimpin diri sendiri sama dengan mengendalikan dan memahami diri dan bagaimana kamu mengarahkan usaha untuk mencapai tujuan hidup, baik jangka panjang maupun jangka pendek.

Belajar memimpin diri sendiri juga sama halnya dengan jujur pada diri sendiri. Dengan bersikap jujur, kamu akan mampu mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan diri sendiri dengan lebih obyektif. Contohnya ketika membuat keputusan untuk diri sendiri harus berdasarkan pandangan pribadi dan tidak terpengaruh oleh pendapat orang lain.

Dengan demikian kamu dapat mengatasi permasalahan yang menghambat pencapaian dan mengarahkan diri sendiri untuk mencapai tujuan secara maksimal. Yang terpenting, kamu harus mau mengakui dan menerima kekurangan diri ataupun kegagalan yang dialami pada diri sendiri. Untuk kemudian mencari jalan keluarnya atau bangkit kembali.

Ada beberapa hal yang harus kamu ketahui ketika belajar memimpin diri sendiri. Pertama, kamu wajib memiliki target yang ingin dicapai, baik untuk kehidupan pribadi maupun profesional. Lalu realisasikan satu persatu semua target tersebut.

Kedua, harus kamu ketahui bahwa belajar memimpin diri sendiri adalah mau terus menerus belajar. Jadi orang yang memiliki keinginan untuk terus belajar dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Kamu dapat membaca buku-buku yang tidak hanya berfokus pada bidang yang kamu geluti saja, tetapi terbuka mempelajari pengetahuan lain. Dengan begitu wawasan kamu semakin luas dan terbuka. Kamu menjadi semakin mudah dalam menemukan solusi untuk memecahkan masalah.

Selanjutnya adalah berpikir positif. Pikiran positif mempengaruhi seseorang dalam menghadapi masalah dan akan lebih bijak dalam membuat keputusan. Terakhir dan tidak kalah penting adalah bertanggung jawab. Kamu harus berani mengambil resiko dan belajar bagaimana cara mengambil keputusan dan mengetahui konsekuensi dari setiap keputusan yang diambil untuk menjadi orang yang bertanggung jawab di kemudian hari.

Demikian beberapa hal yang wajib kamu pahami ketika belajar memimpin diri sendiri. Jiwa kepemimpinan dapat keluar jika dilatih dengan tepat. Salah satu caranya adalah  dengan melatih keyakinan diri. Keyakinan diri merupakan salah satu kunci utama untuk melatih kepemimpinan diri. Sifat ini dapat mendorong kita untuk tampil lebih baik. Dengan keyakinan diri, akan lebih banyak potensi dan kelebihan yang terwujud.

Jadi dapat disimpulkan bahwa setiap orang bisa memimpin dirinya sendiri. Hal inipun bisa dibangun dan diterapkan apabila seseorang mempunyai tekad yang kuat, rasa ingin tumbuh dan berkembang , serta memiliki tujuan hidup.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor