Tuesday, June 25, 2024
HomePerspectiveArtikelManfaatkan Kritikan Jadi Motivasi Kerja

Manfaatkan Kritikan Jadi Motivasi Kerja

Di kehidupan ini terutama saat menjalankan rutinitas pekerjaan setiap hari Anda pasti kerap mendapatkan kritikan. Apakah itu kritik membangun atau justru kritikan yang buruk, hal-hal tersebut bisa mempengaruhi kreativitas, produktivitas dan motivasi bekerja Anda. Artikel berikut ini akan membahas empat hal penting yang baiknya dilakukan saat Anda kerap mendapatkan kritikan di pekerjaan, dan bagaimana memanfaatkan kritikan tersebut menjadi sebuah motivasi kerja, menurut Chandra Ming, CEO Karirpad.

Ketahui visi dan misi

Cara tepat yang bisa dilakukan untuk menangani kritikan di pekerjaan adalah ketahui dengan baik apa visi dan misi Anda. Apakah pekerjaan saat ini merupakan pekerjaan impian, apakah profesi yang Anda jalankan setiap hari mampu memberikan kepuasan terhadap diri Anda. Ada baiknya juga untuk Anda menuliskan tujuan serta target masa depan dan karir Anda, sehingga ketika kritikan menyerang dan mulai melemahkan motivasi Anda, bisa kembali lagi menumbuhkan semangat dengan cara melihat target dan tujuan yang ingin dicapai.

“A small body of determined spirits fired by an unquenchable faith in their mission can alter the course of history.” – Mahatma Gandhi

Simpan tujuan dan target Anda

Untuk mewujudkan rencana dan target yang ada terkadang Anda harus menjelaskan dan menceritakan apa dan seperti apa tujuan pribadi Anda. Baiknya adalah untuk selalu menyimpan semua rencana dan target Anda, tidak perlu terlalu sering membagikan tujuan tersebut, dengan demikian Anda bisa lebih fokus untuk menjalani proses dan tentunya mengurangi kemungkinan kritikan yang ada.

Nikmati proses

Saat Anda berhasil menemukan solusi atau menyelesaikan sebuah pekerjaan idealnya adalah untuk menceritakan keberhasilan tersebut kepada rekan kerja dan orang-orang sekitar. Yang perlu diperhatikan tidak semua orang akan menerima keberhasilan Anda dengan sepenuh hati, pasti akan ada saja orang-orang yang iri dan melihat keberhasilan Anda sesuatu hal yang tidak pantas didapatkan, pada akhirnya kritikan pun akan mulai datang. Untuk terhindar dari kritikan tersebut baiknya untuk menyimpan semua proyek atau prestasi yang Anda dapatkan dan ceritakan semua keberhasilan tersebut di waktu yang tepat.

Perluas jaringan pertemanan

Salah satu alasan darimana kritikan datang berasal dari kalangan atau orang-orang yang tidak memiliki visi dan misI yang sama dengan apa yang Anda lakukan. “Untuk bisa mendapatkan dukungan dan masukan yang positif, coba dekati orang-orang yang memiliki visi dan misi yang sama serta perusahaan yang bisa memberikan dukungan yang besar untuk Anda”, pesan Chandra Ming.

Oleh:  karirpad.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor