Sunday, May 19, 2024
HomeArtikelExperiencedMencari pekerjaan sesuai minat

Mencari pekerjaan sesuai minat

Dear Konsultan Karier,

Saya sementara bekerja di perusahaan swasta sebagai Adm Finance dengan title SE, tapi saya merasa pekerjaan itu sangat membosankan dan berakibat saya sering menunda-nunda pekerjaan. Minat saya lebih cenderung ke bidang IT yang juga menjadi hobi saya.

Yang jadi masalah, saya tidak mempunyai keterangan atau sertifikat untuk membuktikan keterampilan saya di bidang IT (otodidak). sy punya keinginan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan saya dan mengikuti kursus kilat untuk mendapatkan sertifikat tersebut. Yang jadi pertanyaan, apakah keputusan sy ini benar? Sebelumnya terima kasih atas sarannya.

Husni Arief

Hai Arief,

Dalam suatu profesi atau pekerjaan pasti akan ada kalanya kebosanan menghampiri, apakah itu disaat load pekerjaan sedang banyak ataupun sedang sedikit, tetapi cobalah lihat dari sisi positifnya, yang saya lihat pekerjaan anda saat ini sudah sesuai dengan background pendidikan anda karena tidak sedikit seseorang yang salah ambil jurusan, mengambil profesi Ekonomi tetapi terdampar di profesi IT atau sebaliknya, karena terkadang hal tersebut menghambat jenjang karir seseorang.

Karena pada umumnya jika sebuah perusahaan membuka lowongan pekerjaan pasti akan dilihat dari background pendidikan dan pengalaman profesi yang tidak jauh berbeda, dan jika anda sudah mempunyai pengalaman yang cukup anda dapat melamar pekerjaan di tempat lain dengan posisi jabatan yang lebih tinggi (pasti sangat-sangat dipertimbangkan oleh perusahaan).

Saran saya teruslah anda berfokus pada pekerjaan yang sesuai dengan background anda sekarang  dengan sesekali memperluas wawasan yang anda minati dengan cara mengikuti seminar-seminar atau workshop membaca buku ataupun mengikuti tutorial yang ada dinternet. Atau jika anda punya cukup biaya coba ikuti pelatihan untuk mengambil paket sertifikasi semisal CCNA, MCSAs, CCP, CSP dan lain-lain.

Ada berbagai macam disiplin keahlian dalam bidang IT, misalnya: Desain grafis, desain web, pemrograman web, pemrograman Desktop, Networking, Windows Admin, Linux Admin dan lain sebagainya. Coba mantafkan diri anda pada salah satu bidang tersebut.

Setelah anda merasa cukup yakin dan menguasai salah satu bidang tersebut cobalah memberanikan diri dengan menjadi seorang freelance yang mana pekerjaan itu bisa dikerjakan di waktu luang kantor anda, atau anda memberanikan diri memaparkan atau menampilkan keahlian anda kepada atasan bahwa anda mampu menyelesaikan solusi IT yang ada di dalam kantor anda, niscaya perusahaan atau atasan senang menerimanya.

So, selamat mencoba dan berusaha tapi jangan lupa berdoa…

Salam,

Cecep Arif
lihat profile http://www.konsultankarir.com/get-help/our-kaka

Previous article
Next article
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor