Thursday, June 13, 2024
HomePerspectiveArtikelBagaimana Cara Mengukur Kemampuan Saya?

Bagaimana Cara Mengukur Kemampuan Saya?

Sebelum menulis CV dan melamar suatu pekerjaan, sangat penting untuk mengetahui nilai jual Anda dan apa yang akan membuat sebuah perusahaan mau mempekerjakan Anda. Anda harus bisa menemukan keterampilan dan kekuatan utama Anda, sehingga apabila ditanya Anda akan bisa menjawab dengan baik.

‘Jualan’ Anda tersebut dapat dibagi menjadi: Pengetahuan (knowledge), Keterampilan (skill) dan Kemampuan (ability) dan Kompetensi.

Mari kita bahas satu per satu:

1. Pengetahuan, Keterampilan dan Kemampuan

Untuk membantu Anda, buatlah daftar tentang:
– Apa yang Anda ketahui: tentang industry, tentang pekerjaan yang Anda lamar, pengetahuan khusus tentang pekerjaan
– Apa yang bisa Anda lakukan: kualifikasi khusus, kompetensi-kompetensi Anda
– Apa yang pernah Anda kerjakan: pengalaman kerja dalam bidang itu, dan pengalaman bekerja secara umum

Tanyakan pada teman atau kerabat tentang kualitas-kualitas terbaik Anda dan mintalah mereka mendeskripsikan Anda. Ini akan memberi Anda gambaran bagaimana orang lain mempersepsikan Anda dan membuat Anda lebih sadar tentang bagaimana penampilan Anda. Hal ini akan memberikan pengalaman berharga sehingga Anda bisa mengubah persepsi buruk sebelum Anda masuk dalam proses seleksi.

2. Kompetensi

Banyak organisasi menggunakan kompetensi dalam merekrut karyawan. Kompetensi didefinisikan sebagai motif, keterampilan, aspek dari citra diri seseorang atau peran sosial, atau sejumlah pengetahuan. (a motive, skill, aspect of one s self-image or social role, or a body of knowledge) (McClelland, 1973)

Kompetensi yang dicari organisasi biasanya adalah:

a. Keterampilan Komunikasi Antarpersonal/Interpersonal Communication Skills

Ini meliputi interaksi, mendengarkan, dan bercakap-cakap dengan orang lain dalam rangka mengembangkan dan mempertahankan hubungan dengan mereka. Termasuk juga dalam keterampilan ini adalah kemampuan memberi nasihat pada orang lain, menawar, negosiasi, mempengaruhi dan memotivasi orang lain dalam pekerjaan. Keterampilan ini termasuk komunikasi verbal dan non-verbal, menulis maupun keterampilan berpresentasi.

b. Bekerja dalam Team/Team Working

Team Working berarti bekerja bersama orang lain untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, aktivitas, atau proyek. Kemampuan bekerja dalam team biasanya melibatkan kemampuan komunikasi karena partisipasi dalam team seringkali memerlukan kemampuan mempengaruhi dan persuasi, negosiasi dan tawar-menawar, sambil memelihara kerjasama dan bukan persaingan dengan anggota team yang lain.

c. Kemampuan Merencanakan dan Berorganisasi/Planning and organisation

Kemampuan ini meliputi persiapan untuk memastikan semua faktor sudah dipertimbangkan, mencari dan mengkomunikasikan informasi yang berhubungan kepada orang lain, dan mengevaluasi semua fakta yang ada. Ini juga meliputi kemampuan berkoordinasi dengan orang lain dengan cara yang metodologis, logis, dan sistematis dengan perhatian yang tinggi pada detail.

d. Kemampuan Memecahkan Masalah/Problem Solving

Problem Solving mulai dari mengidentifikasikan adanya masalah dan dengan akurat mendefinisikan masalah tersebut, mengevaluasi informasi yang berhubungan dengan masalah, mengumpulkan dan mengevaluasi solusi-solusi yang mungkin, menerapkan solusi tersebut, hingga memonitor efektivitas tindakan dengan menentukan obyektif dan milestone.

e. Kemampuan Adaptasi dan Ketahanan

Yang dimaksud adalah kemampuan menghadapi informasi yang ambigu dan saling konflik, menangangi konflik dan mempertahankan tingkat kinerja yang tinggi dalam suasana yang cukup menekan. Ini juga termasuk mampu mengatasi tuntutan perubahan atau hal-hal yang tidak terduga, dengan adanya fleksibilitas personal, asertifitas, kepercayaan diri, antusiasme, sikap yang reponsif, objektif, bersemangat, dan kepandaian mengambil keputusan.

Mempersiapkan ‘key selling Points’ Anda sangat penting dalam persiapan Anda sebelum menghadapi proses seleksi. Hal inilah yang akan membuat Anda menonjol dan istimewa di banding yang lain. Anda sudah mempunyai jawaban atas pertanyaan: Mengapa kami harus member Anda pekerjaan?

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor