Gunakan STAR dalam Memberi Contoh

oleh | 17 March 2009 | 0 Komentar

Memberi contoh adalah salah satu bagian paling penting dalam menjawab pertanyaan wawancara. Jangan takut untuk sering-sering memberi contoh sebagai bagian dari jawaban Anda. Semakin banyak contoh yang menunjukkan sifat yang dicari pewawancara maka akan semakin besar kemungkinan Anda diterima.

Ada dua hal dalam memberikan contoh. Pertama, jangan berlebihan. Jangan terlalu berbusa-busa dalam menjual diri Anda dengan terlalu banyak contoh! Perhatikan apakah pewawancara sudah puas dengan contoh yang Anda berikan. Apabila sudah tampak puas, maka tidak perlu memberi contoh berlebihan. Dapatkan feedback mengenai apakah pewawancara sudah puas dengan contoh Anda atau tidak dengan menanyakan, misalnya:
– Apakah itu masuk akal? Apakah Anda mengerti? Apakah tadi contoh yang baik?
– Apakah sudah menjawab pertanyaan Anda tentang ‘X’?
– Apakah menurut Anda pengalaman saya dalam situasi seperti tadi akan relevan dengan pekerjaan saya di sini?
– Kurasa itu adalah pengalaman yang penting untuk memotivasi tim Anda, bukan?
Hal yang kedua, ketika memberi contoh, pastikan contoh Anda spesifik, terukur, dan relevan. Gunakan nama-nama orang. Berikan latar belakang tentang klien atau kolega, dan tunjukkan keterlibatan Anda di mana. Bikinlah agar situasi yang Anda ceritakan serelevan mungkin dengan pekerjaan yang Anda tuju dan juga gunakan istilah yang tidak asing bagi dia. Gunakan gerakan untuk menekankan cerita Anda dan jangan ragu untuk menggambar tabel atau diagram di papan tulis apa bila diperlukan. Contoh yang Anda berikanlah yang akan diingat kemudian dan contoh itulah yang akan membuat Anda diterima.

Ketika memberi contoh, gunakan pernyataan STAR:

Situation/Task
Gambarkan situasi di mana Anda bekerja atau tugas yang harus Anda selesaikan.

Action
Gambarkan tindakan apa yang Anda ambil dan pastikan fokus dalam tindakan itu berada di Anda. Misalnya ketika menceritakan sebuah proyek kelompok, ceritakanlah tentang apa yang Anda lakukan—bukan yang dilakukan tim. Jangan cerita tentang apa yang AKAN Anda lakukan, tetapi apa yang TELAH Anda lakukan.

Results
Gambarkan apa saja yang telah Anda capai. Apa yang terjadi? Bagaimana Anda mencapainya? Apa yang Anda pelajari? Bagaimana hal itu dianggap oleh orang lain? Bagaimana anggapan bos Anda? Berapa banyak waktu dan uang yang Anda hemat?

Sebelum menghadapi wawancara, berlatihlah membuat kalimat-kalimat STAR di atas. Pastikan Anda menunjukkan apa yang dicari oleh calon bos Anda.

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2020 Konsultan Karir. All rights reserved.