Friday, April 19, 2024
HomePerspectiveKonsultasiMinat dan Pertimbangan Karir

Minat dan Pertimbangan Karir

Dear Konselor,

Saya seorang karyawan berumur 24 tahun lulusan teknik. Saya pernah berkonsultasi mengenai karir yang tepat untuk saya pada sebuah lembaga konsultasi. Saya mendapati bahwa salah satu karir yang tepat untuk saya adalah bidang riset. Saya memang berminat untuk bekerja di bidang riset atau sejenisnya seperti kedokteran, medis, dan bidang science lainnya namun tidak mendapat kesempatan untuk mengambil bidang tersebut saat menekuni pendidikan sarjana.

Untuk mencapai minat saya, saya berencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana. Bidang yang rencana ingin saya ambil adalah MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan) sehingga setelah lulus dapat bekerja di bagian riset.

Namun, saya ragu dengan lapangan pekerjaan setelah saya lulus pascasarjana. Karena saya tidak berpendidikan sarjana MIPA sehingga saya tidak memiliki pengetahuan dan skill seperti sarjana MIPA. Saya berpikiran perusahaan atau tempat dimana saya akan bekerja akan menilai saya underqualified (walaupun memiliki gelar S2) karena perusahaan membutuhkan seseorang yang mengerti ilmu “X”, sedangkan ilmu “X” tersebut diperoleh dari pendidikan sarjana yang tidak saya dapatkan. Saya tidak ingin mengambil program S1 kembali karena beberapa kendala dan salah satunya adalah waktu (umur) saya yang tentu akan cukup senior setelah lulus S1.

Apakah saya tetap dapat bekerja di bidang yang saya minati (riset) dengan bermodal (misalkan sudah lulus) ijazah S2 yang berbeda dari S1 saya? Apakah saya harus mengambil program S1 MIPA demi bekerja di bidang yang saya minati?

Terima kasih atas tanggapan dan masukannya.

Ardi

Dear Ardi,

Bidang riset saat ini sebenarnya sangat luas dan tidak terbatas hanya pada bidang kedokteran, biologi dll. Setiap industri besar memerlukan divisi R&D yang bertugas menciptakan inovasi dan produk-produk baru. Industri otomotif, perangkat lunak, telepon genggam misalnya, akan meluncurkan berbagai produk baru setiap tahun, dan mereka juga membutuhkan riset tersendiri. Industri farmasi dan kesehatan menciptakan obat dan juga alat-alat kesehatan, termasuk juga alat pacu jantung misalnya, yang pasti rancangannya dibuat dengan bantuan orang dengan background teknik.

Anda tidak menyebutkan secara rinci background S1 anda dari teknik apa, namun saran saya, jadikanlah background teknik itu justru sebagai nilai lebih anda. Sehingga pada saat melamar pekerjaan nantinya, anda akan dilihat tidak hanya menguasai teori, namun juga aplikasi praktis di lapangan. Jika anda dari teknik lingkungan atau teknik kimia industri, mungkin ada bisa ambil S2 kimia atau biokimia. Jika dari teknik mesin atau elektro, mungkin bisa pertimbangkan untuk memperdalam jurusan fisika atau matematika.

Perlu anda perhitungkan juga bahwa di saat anda mengambil program S2 dengan latar belakang S1 dari disiplin ilmu yang berbeda, anda akan diharuskan mengambil sejumlah mata kuliah S1 zang menjadi dasar atau prasyarat sebelum mengambil mata kuliah S2 dengan tingkat pemahaman ilmu yang lebih tinggi. Konsekuensinya masa kuliah anda akan lebih panjang daripada mahasiswa S2 lain dengan background ilmu yang sama.

Semoga dapat membantu, terima kasih.

Salam,

Sasanti Widiarsih

lihat profile: http://www.konsultankarir.com/get-help/our-kaka

Previous article
Next article
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor