Monday, May 20, 2024

Kerja atau S2?

Salam..

Saya seorang mahasiswa freshgraduate di prodi sastra arab. saya bingung akan melanjutkan kuliah atau langsung bekerja. Sebenarnya saya lebih cenderung untuk melanjutkan kuliah di bidang yang berbeda dengan jurusan sebelumnya. Akan tetapi, saya khawatir apakah setelah lulus s2 saya akan mudah mendapatkan pekerjaan? Kira2 jurusan s2 apa yang memudahkan karir saya ke depannya? Terima kasih.

Dear Ika,

Pilihan mau ambil S2 atau bekerja untuk fresh graduate sangat tergantung dari kesiapan Anda untuk menghadapi berbagai konsekuensi yang mungkin timbul. Sebaiknya pertimbangkan berbagai kemungkinan dan konsekuensi terburuk yang mungkin muncul dan pikirkan bagaimana mengantisipasinya. Jika sudah tahu bagaimana mengatasinya, Anda tinggal siapkan mental untuk menjalankan pilihan yang telah diputuskan tersebut.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan adalah:

  1. Waktu untuk melanjutkan S2, paling tidak Anda perlu fokus selama dua tahun untuk belajar dan memotivasi diri guna menyelesaikan pendidikan Anda, sementara teman-teman Anda mungkin sudah bekerja dan sudah memiliki pengalaman kerja dua tahun. Siapkah dengan konsekuensi tidak mendapatkan pengalaman kerja yang sudah dimiliki oleh teman-teman Anda yang memilih bekerja lebih dulu?
  2. Semangat belajar, pertimbangkan juga semangat belajar Anda, apakah tergolong tinggi sehingga dapat menyelesaikan kuliah tepat waktu ataukah hanya sebatas keinginan tanpa hasrat yang kuat? Apakah Anda mudah patah semangat bila menghadapi kesulitan kuliah atau sebaliknya menjadi semakin tertantang dengan semua kesulitan belajar yang Anda hadapi? Jangan sampai sekolah tidak selesai, bekerja juga tidak.
  3. Harapan yang realistis, apa yang Anda harapkan dari mengambil S2?. Jika pertimbangannya gaji tinggi karena gelar S2, belum tentu bisa Anda dapatkan. Karena banyak perusahaan sekarang ini lebih mempertimbangkan pengalaman dan kompetensi Anda dibandingkan gelar S2 tanpa pengalaman. Artinya jika Anda mengambil S2, pertimbangkan bahwa hal tersebut dapat meningkatkan nilai jual Anda juga dan berhubungan dengan rencana karir Anda di masa depan.
  4. Fokus dengan pilihan yang sudah dibuat, jika Anda sudah memutuskan melanjutkan S2. Fokuslah dengan hal tersebut, lakukan yang terbaik untuk mendapatkan hasil terbaik sehingga waktu Anda tidak terbuang percuma.
  5. Percayalah dengan keputusan yang Anda buat, jangan mengkhawatirkan apa yang belum terjadi, sebaiknya Anda fokus dengan apa yang Anda pilih saat ini, ambil tindakan dan kerjakan dengan sebaik mungkin. Selalu terbuka peluang bagi Anda untuk mendapatkan apa yang diinginkan sepanjang tidak mudah patah semangat dan mau bekerja keras.

Untuk memilih jurusan S2 yang cocok, sebaiknya pertimbangkan minat karir, terutama passion Anda. Tidak ada yang mudah untuk mengembangkan karir. Anda perlu mengambil tanggung jawab atas karir Anda dan menyelaraskannya dengan kekuatan Anda dan pilihan karir yang ada. Eksplorasi diri Anda secara mendalam, akan kemana Anda setelah lulus nanti? Mau mengerjakan apa? Apa kerja dibidang tersebut bisa membuat Anda bahagia? Mungkinkah Anda mendapatkan pekerjaan terkait dengan hal yang bisa membuat Anda bahagia tersebut? Pertimbangkan juga kepribadian Anda. Lebih cocok bekerja sebagai orang yang dikenal karena profesi tertentu (misal, penerjemah) atau pekerja kantoran atau entrepreneurship? Jika Anda sudah jelas ingin memilih pekerjaan apa, baru pertimbangkan jurusan S2 yang akan Anda ambil. Jika belum yakin juga, cobalah cari tahu minat karir Anda dengan melakukan assessment atau berkonsultasi dengan career coach untuk mengarahkan Anda dalam membuat pilihan-pilihan.

Demikian Ika, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Konsultankarir.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor