Monday, April 15, 2024
HomePerspectiveArtikelManajemen Diri Untuk Mencapai Kemajuan

Manajemen Diri Untuk Mencapai Kemajuan

Manajemen diri adalah salah satu faktor penting yang mampu menunjang dan membimbing diri sendiri untuk jadi lebih baik. Untuk melaksanakan manajemen diri, tentunya ada beberapa hal yang harus dilakukan dengan baik.  Tidak berbeda dengan teori ilmu manajemen kantor, maka manajemen diri yang baik terdiri dari tahapan:

1. Planning atau perencanaan

Setiap manusia tentu mempunyai banyak sekali rencana dalam hidupnya. Tentunya setiap rencana tersebut harus dilaksanakan atau diaplikasi untuk mendapatkan hasil dengan baik. Sebaiknya tanamkan dalam diri, bahwa setiap hari, Anda harus sudah mempunyai planning atau rencana harian yang perlu dilaksanakan dan diselesaikan. Entah itu rencana jangka panjang atau jangka pendek, untuk mendapatkan progress maka diperlukan aktivitas harian.  Dalam hal ini termasuk mengelola waktu sehari-hari perlu direncanakan juga sehingga proses kita mencapai tujuan akan lebih efektif dan efisien. Akan lebih baik, jika rencana tersebut tertulis dan terjadwal dengan konsisten, sehingga terlihat skala kemajuan dari rencana yang dibuat. Sehingga jika ada hal-hal yang tidak diinginkan, dapat segera diatasi.

2. Organizing

Ini adalah sebuah proses mengorganisasikan dan membuat rencana menjadi sistematis untuk dicapai.  Proses ini menggambarkan bagaimana sebuah impian atau bagaimana mengelola semua hal yang terkait dengan hidup Anda menjadi sinergi satu sama lain sehingga hasilnya bisa dijamin di masa depan. Anda dapat menuangkannya dalam bentuk tulisan, diagram atau yang lainnya. Melalui proses ini, sedikit banyak akan membuat Anda mampu melihat titik acuan target yang ingin dicapai dan mulai dari mana.

3. Directing

Tentunya rencana saja tidak cukup. Diperlukan aplikasi atas semua hal yang ada di dalam rencana Anda.  Pengorganisasian saja juga tidak cukup, perlu dieksekusi ke dalam bentuk nyata. Atau dengan kata lain melakukan aksi untuk menggapai hal yang diinginkan. Rencana tanpa aksi, selamanya tidak akan menjadi kenyataan.

4. Controling

Ini adalah sebuah proses, apakah berbagai macam langkah yang direncanakan dan dilakukan sudah benar adanya, jika belum maka dilakukan perbaikan dengan segera.   Sebaliknya iika sudah benar, maka maksimalkan sistem yang sedang dilakukan tersebut, dengan baik. Metode evaluasi seringkali digunakan sebagai bagian dari proses pengendalian.  Dalam manajemen diri, maka ada baiknya Anda juga melakukan evaluasi periodik, misal tiga bulanan atau enam bulanan untuk mengetahui sejauhmana kemajuan telah dicapai.

Melalui teknik manajemen diri yang tepat sejak awal, memungkinkan mimpi Anda menjadi nyata.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor