Monday, May 20, 2024
HomePerspectiveArtikelLima Langkah Manajemen Diri untuk Mencapai Tujuan

Lima Langkah Manajemen Diri untuk Mencapai Tujuan

Dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan, maka seseorang harus berusaha keras, dan tidak pantang menyerah. Tidak lupa, melakukan teknik Manajemen diri. Apa saja manajemen diri yang perlu dilakukan? Berikut ini lima teknik manajemen diri yang bisa diterapkan:

Membangun kebiasaan baru yang positif

Dengan membangun kebiasaan baru, misal menjadi rajin berolahraga dari yang sebelumnya malas berolahraga, maka secara tidak langsung membantu kita menjadi diri yang lebih positif.  Selain menjadi pribadi yang lebih baik, kita juga mengarahkan diri untuk meraih tujuan dengan lebih terarah. 

Meningkatkan motivasi

Dengan meningkatkan motivasi, kita akan jadi lebih mudah menerima berbagai macam program perubahan. Terutama motivasi intrinsik, yaitu menumbuhkan motivasi dalam diri sendiri, untuk mau berubah dan melakukan berbagai perubahan.

Melakukan perubahan

Menjadi agen perubahan untuk diri sendiri mutlak dilakukan untuk mencapai tujuan. Melakukan perubahan adalah teknik manajemen diri yang paling sulit.  Karena untuk berubah dibutuhkan kemauan diri yang kuat. Untuk itu, kita perlu menyadari perubahan apa yang harus dilakukan yang bisa berdampak signifikan untuk mencapai tujuan.

Bertanggung jawab

Bertanggung jawab mengajarkan kita untuk bekerja dengan lebih baik dan berhati-hati.  Orang yang mampu melakukan manajemen diri pasti juga orang yang memiliki tanggung jawab.  Paling tidak, ia bertanggung jawab terhadap hidupnya sendiri.

Menemukan solusi

Tidak ada orang yang tidak punya masalah.  Intinya adalah bagaimana kita belajar menemukan solusi untuk setiap masalah.  Semakin kita bisa fokus menemukan solusi, semakin baik kita bisa mencapai tujuan.  Dengan begitu, manajemen diri kita menjadi semakin baik.

Demikian lima langkah manajemen diri untuk mencapai tujuan. Dengan mempraktekan manajemen diri seperti yang disebutkan di atas, tujuan yang dicita-citakan akan lebih mudah dicapai. Kita sendiri menjadi individu yang lebih terorganisir dan teratur. Itulah pentingnya manajemen diri untuk mencapai tujuan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor