Seberapa Anehkah Anda?

oleh | 18 January 2010 | 0 Komentar

Apakah Anda termasuk orang yang aneh? Jangan khawatir apalagi minder. Ternyata, ada juga perusahaan yang mencari orang-orang aneh seperti Anda.

Dalam skala 1-10, seberapa aneh Anda? Ini adalah salah satu pertanyaan yang diajukan dalam wawancara pekerjaan bila Anda ingin bergabung dengan salah satu perusahaan online store terkemuka di AS, Zappos. (www.zappos.com)

“Bila jawaban Anda 1, Anda mungkin terlalu lurus buat kami. Tapi bila Anda 10, mungkin juga Anda terlalu psikotik untuk kami,” demikian Tony Hsieh dalam wawancara dengan harian New York Times belum lama ini.

Dalam wawancara itu sang CEO Zappos.com menjelaskan betapa penting budaya perusahaan sebagai salah satu faktor penentu dalam rekrutmen.

“Biasanya kami melakukan dua set interview. Manajer rekrutmen dan timnya memberikan wawancara standar seperti pengalaman kandidat, kemampuan teknis, dll. Kemudian departemen HR melakukan wawancara khusus untuk menentukan apakah kandidat akan cocok dengan budaya perusahaan. Mereka sudah punya pertanyaan untuk setiap core values kami,” lanjut Hsieh.

Salah satu dari nilai utama (core values) perusahaan Zappos.com menurut Hsieh adalah “Menciptakan kesenangan dan sedikit keanehan.” Karena itulah pertanyaan wawancara tentang keanehan itu menjadi salah satu pertanyaan yang penting dalam rekrutmen.

Selanjutnya Hsieh menjelaskan, bukan angka yang penting dari jawaban si kandidat, tetapi bagaimana reaksi kandidat terhadap pertanyaan itu.

“Karena kami percaya setiap orang mempunyai sedikit keanehan, jadi ini hanyalah cara kami untuk mengatakan dengan cara yang lucu betapa kami ingin mengenal dan merayakan keunikan setiap orang, dan kami ingin kepribadian mereka bersinar di tempat kerja, entah itu dengan rekan sekerja ataupun ketika berbicara dengan konsumen,” papar Hsieh seperti dikutip dari New York Times.

Sebagai seorang pemimpin, Hsieh melihat dirinya sebagai arsitektur lingkungan yang memberikan kemudahan kepada karyawan untuk memunculkan gagasan-gagasan mereka, sebuah lingkungan yang nyaman di mana karyawan menumbuhkan budaya bersama, bukan hanya pemimpin sendiri yang mengatakan “Ini adalah budaya kami.”

Di Zappos mereka memiliki buku yang disebut buku budaya. Buku itu dikeluarkan setiap tahun, dan setiap karyawan bebas menuliskan beberapa paragraf tentang makna budaya Zappos bagi mereka masing-masing. Buku itu tidak diedit, kecuali untuk salah penulisan, jadi pembaca bisa melihat yang bagus-bagus maupun yang buruk tentang zappos. Buku ini menjadi semacam review konsumen, bedanya ini adalah review karyawan tentang perusahaan dan budayanya. Buku ini menurut Hsieh, juga akan diberikan kepada pengunjung Zappos apabila tertarik.

Mengapa bagi Zappos begitu penting budaya perusahaan itu? Karena apabila karyawan tidak menunjukkan gairah dan kesenangan yang sama, maka mereka hanya akan merasa terpaksa untuk berangkat ke kantor setiap hari. Pada awalnya perusahaan online store ini hanya sebuah start up, namun saat ini sudah memiliki lebih dari 1.000 karyawan. Penting bagi HR untuk memastikan orang yang dipekerjakan adalah orang-orang yang tepat, orang-orang yang akan menjaga atmosfer pekerjaan tetap menyenangkan dan kreatif.

Jadi, bila Anda merasa diri Anda aneh, atau sering dibilang aneh oleh teman-teman Anda, tak perlu khawatir. Anda juga tidak perlu mengubah kepribadian Anda. Siapa tahu ada perusahaan seperti Zappos yang akan menghargai keunikan kepribadian Anda dan membiarkan Anda bersinar sebagai diri Anda sendiri.

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2023 Konsultan Karir. All rights reserved.