Friday, April 26, 2024
HomeArtikelExperiencedNeed Best Solution

Need Best Solution

Hi Konsultasi Karir,

Butuh konsultasi ya

Saya sekarang bekerja di sebuah PT sebagai Accounting selama -/+ 1 Tahun. Sebelumnya saya bekerja di Perusahaan PT lainnya selama 1,5 tahun.

Untuk di PT yang saya sekarang ini saya merasa kurang nyaman, kurang mendapatkan ilmu yang saya harapakan. Jadi saya berkeinginan masuk ke KAP, jadi seorang Junior Auditor dengan tujuan lebih mendapatkan ilmu bidang perpajakan terutama audit. Tapi saya dapat informasi dari Dosen, teman2 kalau Auditor itu kadang2 lembur sampai jam 4 pagi. Dengar kata2 tersebut, perasaanku tergoyah. Haruskah saya memilih ke KAP atau tetap stay di Perusahaan ini saja?
Mohon Bantuannya Konsultasi Karir

Desi
22 Tahun

 

Dear Desi,

Setahu saya untuk mendapatkan pengalaman di bidang ilmu perpajakan akan lebih baik jika Anda bergabung di sebuah kantor konsultan pajak yang sudah pasti bersinggungan langsung dengan ilmu pajak.  Sebaliknya, jika benar-benar tertarik untuk menjadi auditor memang lebih tepat jika masuk ke KAP.

Sebagaimana kantor konsultan pada umumnya, termasuk KAP, bekerja dengan beban yang tinggi sudah pasti akan terjadi, karena itu salah satu konsekuensi bekerja sebagai konsultan.  Saat sedang peak, proyek sedang banyak-banyaknya semua karyawan, bahkan termasuk partner sekalipun sudah pasti harus lembur guna menyelesaikan pekerjaan.  Bekerja lembur adalah konsekuensi dari setiap karyawan yang bekerja. Namun, memang tidak dapat dipungkiri menjadi konsultan, jam lembur pasti lebih banyak dan lebih berat.

Semua pilihan kembali kepada Anda pribadi, apakah ingin stay atau pindah kerja, pertimbangkan semua untung dan ruginya bagi diri Anda sendiri dan masa depan Anda. Ambil tanggung jawab pribadi, karena karir Anda adalah tanggung jawab Anda.Jika Anda tidak puas dengan pekerjaan yang sekarang, cari tahu bagaimana supaya Anda bisa puas.  Jika Anda tidak ingin bekerja lembur, sudah pasti bekerja di kantor konsultan akan memberatkan Anda.

Sebagai orang dewasa, melaksanakan pilihan yang telah dibuat sendiri dan menerima konsekuensi yang  akan dihadapi adalah ciri orang dewasa yang bertanggung jawab.  Semoga bermanfaat.

Salam,

Lianny Leo

Lihat Profile: http://www.konsultankarir.com/get-help/our-kaka

Lianny
Liannyhttp://www.konsultankarir.com
Accounting & Financial Expert. Time is the greatest asset....
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor