Kerja atau S2?

oleh | 21 November 2011 | 0 Komentar

Salam..

Saya seorang mahasiswa freshgraduate di prodi sastra arab. saya bingung akan melanjutkan kuliah atau langsung bekerja. Sebenarnya saya lebih cenderung untuk melanjutkan kuliah di bidang yang berbeda dengan jurusan sebelumnya. Akan tetapi, saya khawatir apakah setelah lulus s2 saya akan mudah mendapatkan pekerjaan? Kira2 jurusan s2 apa yang memudahkan karir saya ke depannya? Terima kasih.

Dear Ika,

Pilihan mau ambil S2 atau bekerja untuk fresh graduate sangat tergantung dari kesiapan Anda untuk menghadapi berbagai konsekuensi yang mungkin timbul. Sebaiknya pertimbangkan berbagai kemungkinan dan konsekuensi terburuk yang mungkin muncul dan pikirkan bagaimana mengantisipasinya. Jika sudah tahu bagaimana mengatasinya, Anda tinggal siapkan mental untuk menjalankan pilihan yang telah diputuskan tersebut.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan adalah:

  1. Waktu untuk melanjutkan S2, paling tidak Anda perlu fokus selama dua tahun untuk belajar dan memotivasi diri guna menyelesaikan pendidikan Anda, sementara teman-teman Anda mungkin sudah bekerja dan sudah memiliki pengalaman kerja dua tahun. Siapkah dengan konsekuensi tidak mendapatkan pengalaman kerja yang sudah dimiliki oleh teman-teman Anda yang memilih bekerja lebih dulu?
  2. Semangat belajar, pertimbangkan juga semangat belajar Anda, apakah tergolong tinggi sehingga dapat menyelesaikan kuliah tepat waktu ataukah hanya sebatas keinginan tanpa hasrat yang kuat? Apakah Anda mudah patah semangat bila menghadapi kesulitan kuliah atau sebaliknya menjadi semakin tertantang dengan semua kesulitan belajar yang Anda hadapi? Jangan sampai sekolah tidak selesai, bekerja juga tidak.
  3. Harapan yang realistis, apa yang Anda harapkan dari mengambil S2?. Jika pertimbangannya gaji tinggi karena gelar S2, belum tentu bisa Anda dapatkan. Karena banyak perusahaan sekarang ini lebih mempertimbangkan pengalaman dan kompetensi Anda dibandingkan gelar S2 tanpa pengalaman. Artinya jika Anda mengambil S2, pertimbangkan bahwa hal tersebut dapat meningkatkan nilai jual Anda juga dan berhubungan dengan rencana karir Anda di masa depan.
  4. Fokus dengan pilihan yang sudah dibuat, jika Anda sudah memutuskan melanjutkan S2. Fokuslah dengan hal tersebut, lakukan yang terbaik untuk mendapatkan hasil terbaik sehingga waktu Anda tidak terbuang percuma.
  5. Percayalah dengan keputusan yang Anda buat, jangan mengkhawatirkan apa yang belum terjadi, sebaiknya Anda fokus dengan apa yang Anda pilih saat ini, ambil tindakan dan kerjakan dengan sebaik mungkin. Selalu terbuka peluang bagi Anda untuk mendapatkan apa yang diinginkan sepanjang tidak mudah patah semangat dan mau bekerja keras.

Untuk memilih jurusan S2 yang cocok, sebaiknya pertimbangkan minat karir, terutama passion Anda. Tidak ada yang mudah untuk mengembangkan karir. Anda perlu mengambil tanggung jawab atas karir Anda dan menyelaraskannya dengan kekuatan Anda dan pilihan karir yang ada. Eksplorasi diri Anda secara mendalam, akan kemana Anda setelah lulus nanti? Mau mengerjakan apa? Apa kerja dibidang tersebut bisa membuat Anda bahagia? Mungkinkah Anda mendapatkan pekerjaan terkait dengan hal yang bisa membuat Anda bahagia tersebut? Pertimbangkan juga kepribadian Anda. Lebih cocok bekerja sebagai orang yang dikenal karena profesi tertentu (misal, penerjemah) atau pekerja kantoran atau entrepreneurship? Jika Anda sudah jelas ingin memilih pekerjaan apa, baru pertimbangkan jurusan S2 yang akan Anda ambil. Jika belum yakin juga, cobalah cari tahu minat karir Anda dengan melakukan assessment atau berkonsultasi dengan career coach untuk mengarahkan Anda dalam membuat pilihan-pilihan.

Demikian Ika, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Konsultankarir.com

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2020 Konsultan Karir. All rights reserved.