Test EPPS

oleh | 10 June 2010 | 3 Komentar

Bagaimana cara penilaian test EPPS dalam psikotes?
Jawaban yang seperti apa yang harus saya jawab agar saya dapat di terima di ITB
Terimakasih

Rizca

Dear Sdr. Rizca,

Edwards Personal Preference Schedule (EPPS), seperti juga tes kepribadian lainnya bertujuan untuk memberikan gambaran personal mengenai individu. Dalam kehidupan nyata, kita memerlukan waktu dan intensitas interaksi untuk bisa mengenal satu sama lain, misalnya, Anda tentu tidak kesulitan jika diminta untuk menceritakan karakter adik kandung, sahabat atau rekan kerja yang telah bersama selama 5 tahun. Gambaran ini yang berusaha digalli dalam EPPS maupun tes kepribadian lainnya. Inilah mengapa instruksi umum dalam tes kepribadian adalah memilih pernyataan yang paling menggambarkan diri sendiri.

Saran kami, ikutilah instruksi tersebut, dan yakinlah pada diri sendiri. Kondisi yang fit bisa berpengaruh, karena EPPS memuat 225 pasang pernyataan, yang dapat membuat lelah. Jika lelah, maka Anda bisa malas untuk membaca cermat pernyataan, sehingga justru memilih pernyataan yang tidak menggambarkan diri sendiri

Pertanyaan Anda ‘jawaban apa agar bisa diterima’ tidak berlaku untuk psikotest (termasuk EPPS). Sebab, psikotest bukan mengukur ‘ilmu yang dipelajari’ namun untuk mendapatkan gambaran diri agar bisa optimal melakukan aktivitas (belajar – bekerja). Asumsinya, seseorang akan menampilkan performa terbaik ketika berada di lingkungan dan melakukan aktivitas yang menyenangkan juga membuat nyaman. Kesulitan akan menjadi tantangan untuk terus dipelajari dan dijawab.

Saran kami, persiapkan fisik dan mental Anda dengan cara beristirahat cukup sebelum test. Mood jelek dan kondisi fisik yang kurang fit dapat mempengaruhi pengerjaan psikotest. Mengerjakan psikotest seperti mengeluarkan ‘seluruh’ diri yang dapat melelahkan mental. Mungkin bisa saja ada yang akan memanipulasi dengan memilih jawaban yang terlihat baik. Jawaban ini disebut ‘social desirability’ dan telah memiliki antisipasinya. Jika jawaban Anda cenderung membentuk ‘faking good/mengesankan baik’ maka akan dianggap tidak valid atau tidak dapat digunakan. Psikotest juga akan menggunakan lebih dari satu instrumen untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang diri Anda. So, be your self:)

Semoga bermanfaat, terima kasih.

Salam,

Ardiningtiyas

Share this post :

There are 3 comments .

fuku

nice info..punya contoh2 soalnya ga?? butuh bgt…

Reply »

Share Your Thoughts!

Copyright © 2020 Konsultan Karir. All rights reserved.