Friday, April 19, 2024
HomePerspectiveKonsultasiSeleksi pegawai tanpa tes marathon

Seleksi pegawai tanpa tes marathon

Adakah penerimaan pegawai baru tanpa melalui beberapa tahap tes yang panjang? Alasan utama karena keterbatasan waktu ( masih bekerja ) dan anggapan membosankan karena sudah sering ikut tes sejenis. Kalau masih bekerja pada orang lain, Profesi apa dan di level mana di sebuah perusahaan, yang memberlakukan sedikit saja tes pada saat penerimaan?

Terima kasih atas masukannya

Andi

Dear Sdr. Andi,

Memang membutuhkan energi fisik dan mental tidak sedikit. Bagaimana jika mencoba simulasi mental kecil berikut;

Bayangkan seseorang mengajak Anda bekerjasama, tanpa Anda pernah bertemu sebelumnya atau mendapatkan informasi dari rekan/orang yang Anda kenal terutama tentang kemampuan teknisnya, keilmuannya, motivasi kerjanya, sikap kerjanya, kecenderungannya, singkat kata kompetensinya. Ia tampil rapi dengan membawa CV dan resume berisi prestasi di tempat-tempat yang beberapa Anda pernah dengar, beberapa tidak sama sekali. Anda berbincang sekitar 2 jam dan ia bersikap ramah dan sopan. Apakah Anda akan memberikan tanggung jawab dengannya? Tanggung jawab seperti apa yang tepat?

Sekarang, jika ada seseorang menanyakan sikap kerja, keilmuan, komitmen, motivasi kerja rekan Anda yang telah bekerjasama intensif dengan Anda selama 4 tahun. Apakah Anda akan lancar bertutur tentang dia?

Tes kerja, terutama yang menggunakan metode Asessment Center dengan pola marathon seperti yang Anda kemukakan bertujuan mengenali kandidat, kurang lebih seperti Anda mengenali kinerja rekan kerja yang telah bertahun-tahun. Psikotest menggali potensi individu, sesuatu yang terefleksikan dalam sikap sebagai respons terhadap situasi di luar diri. Asessment center mengacu pada ‘pembuktian’ melalui perilaku tampak, karenanya tes di sini berupa simulasi kerja seperti tugas manajerial, diskusi, presentasi, analisa kasus hingga bermain peran.

Jadi, bagaimana menurut Anda? 🙂 Semoga bermanfaat, terima kasih.

Salam,

Ardiningtiyas

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

konsultankarir on Pilihan, Memilih or Stuck
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Gagal tes psikotest
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Sulit mendapatkan pekerjaan
konsultankarir on Wawancara dan Psikotest
konsultankarir on Kuis:Career Engager
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Selalu Gagal dalam Interview
konsultankarir on Interview Magic
konsultankarir on Pindah Tempat Kerja
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Psikotes Menggambar
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
konsultankarir on Bingung S2
konsultankarir on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
konsultankarir on Memilih Jurusan S2?!
Angelina Tria Puspita Rini on Memilih Jurusan S2?!
Lisa on Bingung S2
Fiviiya on Psikotes Menggambar
Wendi Dinapis on Memilih Jurusan S2?!
hasenzah on Memilih Jurusan S2?!
yulida hikmah harahap on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Galuh Rekyan Andini on Memilih Jurusan S2?!
burhanuddin on Memilih Jurusan S2?!
Dian Camellyna on Kuis:Career Engager
ABDUL RAHMAN on Wawancara dan Psikotest
Melva Ronauli Pasaribu on S1 Teknik Informatika S2 Bagusnya Apa?
Faradillah Rachmadani M.Nur on Memilih Jurusan S2?!
Taufik Halim on Memulai Bisnis Fotografi
Edo on Bingung S2
konsultankarir on Profesi yang sesuai
konsultankarir on Bingung S2
yaya on Bingung S2
konsultankarir on Memilih karir
dewi on Pindah kerja
konsultankarir on Memilih Jurusan S2 yang Tepat
dewi on Pindah kerja
Tyas on ILKOM atau MTI
hary on ILKOM atau MTI
Kiki Widia Martha on Buku ‘My Passion, My Career’
jalil abdul aziz on Karir Untuk Lulusan Sosiologi
Nono Suharnowo on Bagaimana agar produktif?
syukri on Jujur atau tidak?
Nida shofiya on Bingung pilih fakultas
abdul madjid on Gagal tes psikotest
abdul madjid on Gagal tes psikotest
Aris on Tujuan karir
NURANI on Tujuan karir
dede on Tujuan karir
Rika on Tujuan karir
Djoko triyono on Sulit mendapat pekerjaan
marco on E-mailku unik!
Efik on Memilih karir
noer hasanah on Berminat ke NGO Asing
ilah susilawati on Status dan jenjang karir
yusi bayu dwihayati on Berpindah Karir di Usia 32
dino eko supriyanto on Menyiapkan Business Plan
Gunawan Ardiyanto on 10 Biang Bangkrut UKM
Nahdu on Table Manner
krisnadi on 10 Biang Bangkrut UKM
rani on Table Manner
yuda_dhe on Table Manner
Putrawangsa on Memilih Jurusan S2?!
aira on Time Management
Emi Sugiarti on Sudahkah Anda Peduli?
fitria on Table Manner
Ardiningtiyas on Menuju 'Incompetency Level'
Sri Ratna Hadi on Dari Penjahit ke Penulis
monang halomoan on Program SDM tahunan
merlyn on Ayo, Kreatif!
Silvester Balubun on Table Manner
Avatara on Istimewanya Rasberi
vaniawinona on Table Manner
defianus on Tips Negoasiasi Gaji
Dewi Sulistiono on Meniti Sebatang Bambu
Rena on Tersadar…
Dendi on Ayo, Kreatif!
Denni on Menemukan Mentor