Kerja vs S2

oleh | 23 December 2009 | 0 Komentar

Pak/Bu, Saya seorang freshgraduate (no experience), lulus normal tidak telat, sangat berminat berkarir dalam perbankan karena sesuai dgn background Saya. Sayapun bernait langsung mencari kerja. Namun, ternyata ortu berkehendak agar Saya lebih dulu melanjutkan S2 dahulu. Akhirnya Saya mengikuti semuanya hingga sekarang Saya telah diterima dan ttd kontrak sbg sales di bank yg saya dambakan dan 90% telah diterima di S2.

Masalahnya adalah tidak memungkinkan untuk mengambil keduanya sekaligus krn bersyarat, sehingga Saya harus benar2 memilih utk kerja atau S2. Saya memilih menerima tawaran sales karena kontraknya hanya setahun dan bisa mundur kapan saja sehingga dapat memungkinkan Saya melanjutkan S2 dalam waktu dekat. Tetapi di sisi lain, Saya kurang suka dengan pekerjaan Sales karena kurang bergengsi. Saya hanya berharap ini menjadi batu loncatan agar dapat bekerja di posisi yg lbh baik di bank tersebut nanti setelah Saya lulus S2. Tapi perlu diingat kalau Saya juga sudah sign kontrak, yang walaupun mungkin bisa dibatalkan, tapi Saya takut reputasi Saya menjadi jelek nantinya.

Selain itu, yang Saya takutkan apabila memilih S2, pada akhirnya Saya akan disetarakan dengan freshgraduate s1 yg belum berpengalaman, dan mungkin bahkan akan lebih susah untuk mencari kerja di perbankan.

Apa yg harus Saya lakukan? Tetap bekerja sebagai Sales atau melanjutkan s2 terlebih dahulu?Terima kasih.

Adit

Dear Adit,

Kekhawatiran Anda akan status ‘freshgraduate’ ketika lulus S2 nanti memang beralasan. Namun, sebenarnya ada beberapa kesempatan magang di beberapa perusahaan dengan status mahasiswa pasca sarjana. Jenis perkuliahan S2 pun beragam, ada yang fulltime dari Senin – Jumat (biasanya untuk Sains), namun ada pula yang tidak bagi Terapan (kalaupun full hanya di awal tahun perkuliahan).

Saran ini merujuk pada pertimbangan Anda terhadap Sales dan keharusan memilih. Hal lain yang jangan dilupakan dalam perkuliahan pasca adalah beragamnya mahasiswa dari yang freshgraduate, sedang bekerja, hingga pebisnis. Anda bisa menggali banyak ilmu di luar keilmuan akademis dengan sudut pandang unik. Salah satu keunikan dan keuntungannya adalah posisi Anda dan mereka yang sama-sama mahasiswa sehingga interaksi antar usia menjadi lebih egaliter dan equal.

Selain itu, sekalipun perusahaan cenderung akan menempatkan Anda sebagai ‘freshgraduate’ setara mereka yang lulus S1, namun tetap akan ada perhatian & harapan berbeda sesuai dengan pengalaman keilmuan Anda. Ingat, kompetensi terbentuk dari pengetahuan, ketrampilan dan sikap-perilaku. Hal ini menjelaskan bahwa banyak potensi diri yang harus dikembangkan.

Satu hal yang mungkin perlu dipertimbangkan secara serius adalah Anda telah menandatangani kontrak untuk bekerja. Kalaupun Anda akan menggagalkan, sebaiknya mempersiapkan argumentasi yang logis tanpa mengesankan pengabaian terhadap kontrak tersebut. Coba gali kemungkinan apakah bisa ada pola kerja lain, mengingat Sales bisa dilakukan di lapangan, meski untuk perbankan kemungkinannya kecil. Sayangnya Anda tidak mencantumkan S2 di jurusan apa.

Begitupun kalau Anda tetap akan memenuhi kontrak, manfaatkan seoptimal mungkin untuk lebih menajamkan pilihan S2 kelak. Ada banyak ilmu lapangan yang bisa memperkaya dan memberi insight untuk pendalaman keilmuan di masa depan. Jangan lupa diskusikan secara objektif dengan pihak terdekat yakni orangtua. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Salam,
Ardiningtiyas

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2021 Konsultan Karir. All rights reserved.