Haruskah pindah kerja?

oleh | 9 April 2012 | 0 Komentar

Saya adalah PNS di salah satu kementerian di RI. Pendidikan S3 luar negeri dengan spesifikasi yang sangat langka di Indonesia. Di tempat kerja saya banyak menangani masalah-masalah rumit yang tidak mampu diselesaikan orang lain. Yang menjadi masalah adalah apresasi yang pimpinan berikan terhadap saya. Setiap kali saya berhasil menyelesaikan masalah yang rumit dan prestisius, saya tidak pernah diizinkan tampil untuk mempresentasikan hasil pekerjaan. Selain itu, sudah 15 tahun bekerja karier saya juga tidak pernah berkembang. Promosi jabatan selalu milik orang lain yang berada dalam lingkaran keproyekan (saya selalu menolak untuk menjadi Pimpinan Proyek). Yang ingin saya tanyakan adalah apakah sebaiknya saya pindah kerja dengan harapan akan ada perbaikan apresiasi dan karier pada masa yang akan datang? Saya adalah tipikal orang yang suka tantangan kerja dan cepat beradaptasi dalam berbagai lingkungan pekerjaan (saya juga menjadi narasumber untuk beberapa pekerjaan di beberapa kementerian).

Deni

Dear Sdr.Deni,

Ada yang cukup menggelitik dalam cerita Anda, mengapa tidak bersedia menjadi pemimpin proyek? Bagi sebagian orang, terutama yang lebih memiliki kecenderungan spesialis, mereka lebih tertarik dengan proses teknis daripada mengelola tim/orang. Akan tetapi, tuntutan kerja tidak hanya pada keahlian teknis, melainkan juga bersedia dan mampu mengelola serta mengembangkan orang lain (tim). Kemampuan ini memang lebih kompleks, karena manusia lebih dinamis. Tidak hanya mengelola tim namun juga bagaimana bekerjasama dengan divisi/departemen lain, atasan juga klien/pihak eksternal.

Ada kemungkinan kemampuan ini yang diharapkan oleh lingkungan kerja Anda, terlepas dari persoalan lain. Harapan ini bersifat realistis, terutama dalam lingkungan kerja yang struktural. Kita tentu telah banyak menyaksikan pemimpin nasional dengan beragam latar belakang mendapatkan tuntutan ini. Jika memilih untuk pindah kerja, sebaiknya Anda memang telah memahami mengapa selama ini menolak untuk memimpin tim. Hal ini karena tempat kerja yang baru kurang lebih akan memberikan tuntutan serupa mengingat pengalaman yang Anda miliki. Anda juga perlu mempertimbangkan tujuan personal dalam menjalani karir, bagaimana maknanya dan kaitkan dengan tujuan hidup ke depan. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Salam,

Tim Konsultankarir.com

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2021 Konsultan Karir. All rights reserved.