Etika Melamar kerja kembali

oleh | 13 March 2012 | 0 Komentar

Dear Konsultan Karir,
Sekitar setengah tahun yang lalu saya pernah mengikuti tahapan interview di sebuah perusahaan, dan lolos sebagai salah seorang dari beberapa calon karyawan yang lulus test. Sebetulnya saya berminat dengan bidang pekerjaan yang ditawarkan, namun pada saat tersebut saya tidak jadi masuk ke company tersebut dengan pertimbangan tertentu (di luar hal kompensasi). Sayangnya hal tesebut tidak sempat saya utarakan ke pihak HR mereka, sehingga menurut saya mereka menganggap saya tidak jadi bergabung karena faktor kompensasi. Sekarang perusahaan tersebut membuka lowongan kembali untuk posisi yang sama (dengan yang pernah saya lamar dahulu). Saya sebenarnya menyesal dengan keputusan saya 1/2 thn yang lalu tersebut, dan menginginkan pekerjaan yang ditawarkan. Saya berencana mengirimkan CV & lamaran kembali kesana, seperti halnya melamar kerja ke perusahaan baru lainnya. Namun pertanyaan saya adalah: sebenarnya etis kah untuk melamar kembali ke perusahaan tersebut, mengingat alasan terdahulu tidak jadi bergabung adalah dari calon karyawan bukan dari perusahaan.

Terima kasih

Milka

Dear Sdr.Milka,

Pertimbangan etika memang seharusnya menempati urutan teratas baik dalam melamar maupun proses kerja. Sebelum Anda melamar kembali, sebaiknya Anda telah mempertimbangkan secara matang karena proses rekrutmen dan seleksi seringkali melibatkan juga pihak lain seperti konsultan SDM dan memakan waktu tidak sebentar. Pada prinsipnya, Anda masih memiliki kesempatan untuk melamar kembali dengan catatan, sebaiknya menjelaskan secara ringkas dan konkret dalam surat lamaran Anda. Tidak ada salahnya jika Anda juga bersikap pro-aktif seperti mencoba menghubungi pihak HR melalui telpon dan menjelaskan informasi ini. Semoga bermanfaat & terima kasih.

Salam,

Tim Konsultankarir.com

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2021 Konsultan Karir. All rights reserved.