Status Jabatan Supervisor

oleh | 6 November 2008 | 0 Komentar

Saya bekerja di sebuah perusahaan swasta di bidang Pertambangan sebagai Staff akunting (legal kontrak) tetapi saya juga sebagai supervisor dua orang staff lainnya. dalam bekerja saya merasa seperti robot karena tidak ada kesempatan sedikit yang di berikan untuk berpendapat dan memberikan satu ide dalam bekerja.padahal belum tentu atasan 100% benar dan belum tentu bawahan tidak bisa lebih dari atasan.
1. Apakah saya perlu memperjelas status jabatan saya sebagai staff atau supervisor?
2. Bagaimana saya agar dapat menunjukkan kemampuan saya?

Adit.

Halo supervisor,

Terimakasih atas kepercayaan Anda men-sharingkan masalah pekerjaan di Konsultankarir.com, namun cerita yang Anda paparkan terlalu sedikit. Kalau melihat uraian singkat pekerjaan Anda, jabatan Anda setingkat supervisor. Anda merasa tidak diberi kesempatan untuk mengemukakan ide kepada atasan, sayangnya Anda tidak menggambarkan upaya apa saja yang telah dilakukan. Dengan gambaran minimum yang Anda paparkan, saya coba menjawab pertanyaan Anda dan semoga memberikan inspirasi bagi Anda dalam meningkatkan karir.

Memang kemampuan manajerial tidak hanya dalam arti mengelola staf/bawahan, tetapi juga rekan kerja. Mulai dari yang sangat terkait dengan fungsi pekerjaan kita sampai dengan yang menjadi rekan kerja karena berada dalam satu perusahaan yang sama, termasuk juga atasan langsung dan tidak langsung. Dalam kasus Anda dapat difokuskan kepada tantangan bagaimana memanajemeni atasan langsung.

Dalam memanajemeni atasan langsung ada hal-hal yang perlu dikuasai antara lain:

  • 1. Kemampuan menyamakan sudut pandang dengan atasan dalam mengelola fungsi pekerjaan, sehingga memiliki persepsi yang sama.
  • 2. Kemampuan memahami cara kerja atasan, sehingga memiliki irama kerja yang sama.
  • 3. Kemampuan apa yang disukai dan tidak disukai atasan.
  • 4. Kemampuan mengkomunikasikan ide/pendapat sesuai dengan gaya komunikasi atasan, sehingga tidak terjadi salah terima dalam pembicaraan.
  • 5. Strategi dalam menjual ide, seperti melalui atasan tidak langsung namun tidak meninggalkan atasan langsung.
  • 6. Memperbanyak menuangkan ide dalam kegiatan nyata.
  • 7. Memperbanyak mengikuti kegiatan nonformal di perusahaan.
  • 8. Dan lain-lain.

Demikian inspirasi yang dapat saya berikan, yang penting gunakan segala peluang yang mungkin ada untuk selalu ‘menjual’ diri Anda, semoga bermanfaat bagi pengembangan karir Anda.

Salam

Pia Noorbambang

Senior consultant

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2023 Konsultan Karir. All rights reserved.